Robert Alberts Pede Persib Kalahkan Bali United
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam kepercayaan diri yang tinggi menghadapi Bali United. Kedua tim akan bertanding di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Jumat (26/7/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam kepercayaan diri yang tinggi menghadapi Bali United. Kedua tim akan bertanding di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (26/7/2019).
Kepercayaan diri itu timbul lantaran dalam tiga laga sebelumnya, Persib tak terkalahkan. Persija Jakarta 1-1, Kalteng Putra 2-0, dan PSIS Semarang 1-0.
"Motivasi pemain sedang tinggi karena jika meraih kemenangan besok kami bisa naik ke posisi lima besar dan itu yang menjadi inspirasi untuk semua pemain, jadi saya menantikan laga yang antusias besok," ujar Robert di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Kamis (25/7/2019).
Pelatih asal Belanda ini tak peduli dengan catatan positif yang telah ditorehkan Bali United. Bahkan, tim berjulukan Serdadu Tridatu itu menempati peringkat dua klasemen sementara Liga 1 2019.
"Bali merupakan salah satu tim favorit juara untuk memenangkan lagi. Bali punya kemampuan individual sehingga banyak opsi, banyak pemain berkualitas. Tapi kami bisa menang baik ketika bermain di kandang maupun tandang dan kami bersiap untuk itu," katanya.
Robert membantah kepercayaan diri itu timbul karena Bali United kehilangan salah seorang bek andalannya Willian Silva Costa Pacheco. Bek asal Brasil itu terkena hukuman dilarang bermain setelah dianggap melakukan tindakan tidak sportif ketika melawan Barito Putera pada 14 Juli 2019.
"Bali merupakan tim yang dihuni banyak pemain berkualitas dan mereka juga sudah bisa beradaptasi dengan skuat yang ada karena membangun timnya selama tiga tahun ke belakang. Jadi saya pikir ini tidak memberi dampak yang banyak bagi Bali jika ada pemain yang tidak bermain karena ada pemain lain yang bisa menggantikannya," tuturnya.
Robert memastikan kepercayaan diri itu terjadi karena para pemainnya termotivasi untuk bisa meraih kemenangan. Sebab para pemainnya berkeinginan untuk menjadikan Persib berada di papan atas klasemen sementara Liga 1 2019.
"Motivasi itu datang dari pemain setelah kami bermain dan bisa menang dalam dua laga terakhir. Dan akhirnya motivasi itu pun lahir dengan sendirinya. Ketika pemain tahu mereka bisa terus mengangkat posisi tim di liga itu otomatis memotivasinya. Jika kalian lihat dalam latihan pemain dalam motivasi tinggi untuk naik ke papan atas liga, jadi itu memotivasi mereka dengan sendirinya," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : suroprapanca

