Rotasi Besar-besaran, Pemkab Bandung Barat Lantik JPTP hingga Angkat CPNS Jadi PNS
Pemkab Bandung Barat melakukan rotasi besar-besaran dengan melantik sejumlah pejabat hingga pelabtikan CPNS jadi PNS
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali melakukan penataan birokrasi melalui serangkaian kebijakan mutasi, promosi, mutasi, dan pengangkatan aparatur sipil negara.
Langkah ini disebut-sebut untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, dinamis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lantaran mencakup berbagai jenjang karir, mulai dari pejabat tinggi, tenaga fungsional, kepala sekolah, hingga pengukuhan CPNS menjadi PNS.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat, Rega Wiguna menjelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini menjadu upaya terencana pihaknya untuk mempercepat kinerja organisasi. Termasuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
"Penataan ini dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. Kami menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal dan birokrasi semakin lincah," kata Rega saat dihubungi, (28/4/2026).
Rega menilai adanya pergeseran posisi di jenjang
Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sangat penting lantaran merupakan pelayanan vital bagi masyarakat.
Salah satunya, sebut dia, Hendra Trismayadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kini dipercaya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
"Sementara untuk Kepala Disdukcapil yang ditinggalkan Hendra diisi oleh mantan Inspektur Daerah, yakni Yadi Azhar," sebutnya.
Kemudian, lanjut Rega, untuk di level administrator yakni Asterina yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, mendapatkan promosi menjadi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
"Adanya pergeseran ini menunjukkan adanya sinergi pengalaman dan keahlian baru untuk memacu kinerja dinas terkait," imbuhnya.
Selain rotasi struktural, terang Rega, pihaknya juga melakukan penguatan signifikan di sektor jabatan fungsional. Sebanyak 17 tenaga profesional dari berbagai latar belakang dilantik dengan jenjang kepangkatan yang lebih tinggi.
"Jadi ini tak hanya sebagai bentuk apresiasi, tapi juga upaya konkret meningkatkan standar kompetensi dan profesionalisme aparatur," terangnya.
Lebih lanjut Rega menuturkan, para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai bidang vital, mulai dari tenaga kesehatan seperti bidan, perawat, dokter gigi, hingga tenaga teknis seperti penyuluh koperasi, arsiparis, perencana, dan pekerja sosial.
Salah satu pencapaian karir yang cukup menonjol adalah kenaikan dr. Tonggo Gerdina Panjaitan yang diangkat dari Dokter Ahli Madya menjadi Dokter Ahli Utama.
"Ini juga menunjukkan pengakuan atas dedikasi dan keahlian medis yang dimilikinya," katanya.
Di sektor pendidikan, sambung Rega, pihaknya juga melakukan penyegaran manajemen sekolah. Sebanyak 23 guru profesional dari jenjang SD dan SMP diberikan kepercayaan tambahan untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah di berbagai wilayah kecamatan.
"Penugasan ini mencakup perpindahan tugas antar sekolah maupun penempatan baru, dengan tujuan utama mendorong peningkatan mutu pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh penjuru Bandung Barat," katanya.
Pengangkatan CPNS Jadi PNS
Selain itu, sebut Rega, sebanyak 26 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diambil sumpahnya dan dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ia menjelaskan, para ASN baru ini bakal disebar ke berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Polisi Pamong Praja, Auditor, Perancang Peraturan Perundang-undangan, Pengawas Pemerintahan Daerah, hingga Mediator Hubungan Industrial.
"Kami berharap kehadiran wajah-wajah baru ini bisa membawa energi positif, inovasi, dan semangat baru dalam mendukung visi misi Pemkab Bandung Barat menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pelayanan prima bagi masyarakat," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

