Rp82 Miliar Siap Disebar untuk Atlet Berprestasi

INILAH, Bogor- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor siap menggelontorkan dana Rp82 miliar untuk pembinaan atlet dan pelatih berprestasi pada Porda dan Peparda 2018.

Rp82 Miliar Siap Disebar untuk Atlet Berprestasi
Rp82 Miliar dari Pemkab Bogor untuk atlet berprestasi

INILAH, Bogor- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor siap menggelontorkan dana Rp82 miliar untuk pembinaan atlet dan pelatih berprestasi pada Porda dan Peparda 2018.

Dalam SK Bupati Bogor Nomor 426/570/Kpts/Per-UU/2018 tanggal 7 Desember 2018, besaran dana pembinaan bagi atlet perorangan peraih medali emas sebesar Rp100 juta dan pelatih peraih emas Rp10 juta per keping.

Banyak pro kontra atas besaran dana yang diberikan. Pasalnya, pengurus cabang (pengcab) olahraga di Bumi Tegar Beriman tidak pernah diajak berembug sebelum pesta olahraga empat tahunan itu digelar.

Plt Kepala Dispora Kabupaten Bogor Aman Muslihat menjelaskan, anggaran dana pembinaan ini baru muncul pada APBD Perubahan 2018, atau setelah Porda selesai digelar. Ditambah lagi, kedua kontingen melampaui target perolehan medali.

"Misal Porda, target emasnya kan 221. Tapi realisasi mencapai 256 medali. Nah dari situ, dihitung-hitung lagi agar semua yang berprestasi dapat juga dana pembinaan," kata Aman kepada wartawan, Rabu (19/12).

Adanya keberatan dari pengurus cabor, dianggapnya tidak menjadi masalah besar. Meski begitu, ini menjadi pelajaran bagi Pemkab Bogor ke depan dalam menyiapkan apresiasi kepada insan olahraga di Bumi Tegar Beriman.

"Tentu ini jadi pelajaran buat kita. Ke depan harus dipersiapkan lagi dengan lebih baik. Tapi saya yakin siapa pun yangv berkecimpung pada olahraga, diawali dengan rasa senang pada cabang yang diikuti. Jadi prestasi semoga tetap konsisten," katanya.

Seperti diungkapkan Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bogor Bibit Sucipto. Menurutnya, pemkab harus lebih antisipatif dalam mengapresiasi kontingen, terlebih saat ini Bumi Tegar Beriman menjadi tuan rumah.

"Bukan pengurus yang mengharapkan dana pembinaan. Tapi, para pelatih, asisten pelatih hingga para atlet. Mereka yang jadi ujung tombak prestasi olahraga kita. Maka harus mendapat perhatian, apalagi mereka ikut berkontribusi menjadi Kabupaten Bogor juara umum di rumah sendiri," kata dia.

Setali tiga uang dengan Ketua Harian Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Bogor Lilik Suhartini, yang mengaku tidak pernah diajak duduk bersama membahas soal dana pembinaan kepada atlet berprestasi pada Porda dan Peparda.

"Sudah jadi SK Bupati. Mau tidak mau harus diterima. Mau dikata apa lagi. Saya harap ke depan semua cabor diajak duduk bersama. Karena ini berkaitan dengan komitmen dan martabat daerah juga. Karena atlet peraih emas dengan perak, jomplang sekali dana pembinaannya," tegasnya. (Rishad Noviansyah)

SEBARAN DANA PEMBINAAN ATLET BERPRESTASI
Perorangan:

- Emas : Rp100 juta/keping
- Perak : Rp30 juta/keping
- Perunggu : Rp15 juta/keping

Ganda/Pasangan:
- Emas : Rp150 juta/keping
- Perak : Rp50 juta/keping
- Perunggu : Rp20 juta/keping

Beregu 3-5 Orang :
- Emas : Rp200 juta/keping
- Perak : Rp100 juta/keping
- Perunggu : Rp50 juta/keping

Beregu 6 atau lebih :
- Emas : Rp320 juta/keping
- Perak : Rp150 juta/keping
- Perunggu : Rp100 juta/keping
 

Pelatih & Asisten
- Emas : Rp10 juta/keping
- Perak : Rp5 juta/keping
- Perunggu : Rp3 juta/keping

Ofisial
- Emas : Rp40 juta
- Perak : Rp30 juta
- Perunggu : Rp20 juta


Editor : inilahkoran