Rudy Susmanto Ungkap Tanda Alam Sebelum Mahkota Binokasih Sanghyang Pake Mampir ke Kabupaten Bogor

Ada kisah unik atau tanda alam dibalik Kirab Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang berasal dari Keraton Sumedang Larang. Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Cibinong, Senin, 21 April 2025.

Rudy Susmanto Ungkap Tanda Alam Sebelum Mahkota Binokasih Sanghyang Pake Mampir ke Kabupaten Bogor
Ada kisah unik atau tanda alam dibalik Kirab Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang berasal dari Keraton Sumedang Larang. Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Cibinong, Senin, 21 April 2025.

INILAHKORAN, Bogor - Ada kisah unik atau tanda alam dibalik Kirab Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang berasal dari Keraton Sumedang Larang. Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Cibinong, Senin, 21 April 2025.

Rudy Susmanto mengaku tidak pernah merencanakan acara hari ini dan melihat langsung Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang pada ratusan lalu meninggalkan Bogor, dalam hal ini Kerajaan Pajajaran.

Rudy Susmanto pun menuturkan, tepat dua minggu lalu sekitar pukul 15.30 WIB, ia mengira karena faktor cuaca, Komplek Pemkab Bogor diguyur hujan dan angin kencang hingga sedikitnya 57 pohon tumbang.

"Ternyata setelah hujan deras, angin kencang dan pohon bertembangan di Komplek Pemkab Bogor hingga menutupi jalan, ternyata kami dapar kabar Kirab 
Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake akan mampir di Kabupaten Bogor. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada Raja dan Putra Mahkota Keraton Sumedang Larang," tuturnya.

Ia menjelaskan tidak pernah meminta langsung agar Panji dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake mampir ke Kabupaten Bogor.

Rudy pun menganggap bahwa ini sebuah bentuk dukungan dari Keraton Sumedang Larang maupjn Kerajaan Pajajaran untuk membenahi dan membangun bersama-sama Kabupaten Bogor.

"Amanah yang diberikan kepada saya dan Jaro Ade untuk memimpin Kabupaten Bogor, tentunya akan kami laksanakan sepenuh hati. Hari ini kami merasa dilantik kembali oleh Kerajaan Pajajaran dengan kehadiran Mahkota Binokasih Sanghyang Pake," tukasnya.

Putra Mahkota Keraton Sumedang Larang Radya Anom RDA Raden Luky Djohari Soemawilaga menjelaskan ada kandungan dan potensi kekuatan budaya serta nilai-nilai luhur Tatar Sunda.

Mahkota Binokasih Sanghyang Pake  adalah sebuah mahkota yang memiliki sejarah panjang, mulai dari Raja Galuh I Wretikandayun  lalu diestafekan ke Raja Pajajaran dan berakhir di Keraton Sumedang Larang.

"Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dipakai oleh Raja-raja Tatar Sunda, selain memiliki nilai-nilai luhur. Mahkota ini memiliki sejarah panjang dan apabila kita kaji, maka benda mati ini layaknya 'hidup' karena ada filosofi dan ideologi dalam pembuatan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, dimana seorang pemimpin harus membina rakyatnya dengan rasa kasih sayang," jelas Raden Luky Djohari Soemawilaga.

Raden Luky Djohari Soemawilaga pun berharap, Rudy Susmanto - Jaro Ade bisa menitipkan spirit Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam kepemimpinannya.

"Saya yakin, Kabupaten Bogor kedepan rakyatnya bakal sejahtera, lohjinawi, aman, kondusif dan rahmatan lil alamain karena para memimpinnnya dapat karomah dari leluhur Kerajaan-Kerajaan Sunda," harapnya.***


Editor : JakaPermana