Rugi, Pedagang Daging Sapi di Pasar Tradisional Ogah Mogok Jualan

Lantaran harga yang terus melambung, para pedagang daging sapi di pasar tradisional kini mengaku ada ajakan untuk mogok jualan.

Rugi, Pedagang Daging Sapi di Pasar Tradisional Ogah Mogok Jualan
Rugi, pedagang daging sapi di pasar tradisional ogah mogok jualan.

INILAHKORAN, Bandung - Lantaran harga yang terus melambung, para pedagang daging sapi di pasar tradisional kini mengaku ada ajakan untuk mogok jualan.

Ai (53) Seorang pedagang daging sapi di pasar tradisional Kiaracondong mengaku ogah menuruti ajakan mogok jualan tersebut. Dia memilih untuk tetap beraktivitas seperti biasa lantaran kegiatan tersebut tidak akan memberikan banyak keuntungan.

"Kita mogok jualan juga enggak ada hasilnya buat kita. Malah yang ada, kita rugi karena tidak berjualan. Kalau sekarang yang beli di pedagang daging sapi di pasar tradisional kebanyakan hanya pedagang bakso. Kalau untuk kebutuhan rumah tangga, saya rasa sudah jarang yang mau beli," ucapnya, Kamis 24 Februari 20221.

Baca Juga: Harga Daging Sapi di Bandung Mulai Mahal, Disdagin Mulai Tempuh Upaya Ini

Ai mengaku, saat ini daging sapi dibanderol Rp130 ribu. Naiknya harga daging sapi potong itu dirasakan sejak satu pekan lalu.

"Naiknya harga daging sapi ini sudah satu minggu lalu dan katanya harga daging sapi akan terus naik. Kalau mau Ramadan dan Lebaran ya seperti itu. Itu informasi yang saya dapat," kata Ai.

Tingginya harga daging sapi itu pun dirasakan sejumlah pasar Kota Bandung lainnya. Salah satunya di Pasar Ciwastra. Di sana, per kilogram daging sapi mencapai Rp130 ribu.

Baca Juga: Pedagang Pasar Induk Garut Mogok Berjualan Lantaran Harga Daging Ayam Meroket

"Per hari ini Kamis 24 Februari, harga daging sapi 1 kilogram kita jual Rp 130 ribu untuk kualitas bagus. Kualitas biasa kita jual ada yang Rp120 ribu dan Rp100 ribu," kata Lili (45).

Menurutnya, kenaikan harga daging sapi potong di Pasar Ciwastra terjadi sejak awal pekan. Bahkan kenaikan harga telah terjadi sebanyak tiga kali yang berimbas kepada berkurangnya stok daging impor.

"Yang impor dari Australia. Harapan pedagang sih, harga daging sapi ini bisa kembali ke harga normal. Kita menjual dulu di harga normal sebesar Rp115 ribu. Harapan kita seperti itu, agar harga daging sapi ini bisa terjangkau masyarakat," ucapnya. (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran