Rumah Tangga Diklaim Sebagai Pengguna Listrik Tertinggi, PPSDM KEBTKE Bagikan Tips Hemat Energi
Sektor rumah tangga disebut-sebut menjadi sektor pengguna listrik tertinggi dalam mengkonsumsi energi di Indonesia. Akibatnya, PPSDM KEBTKE menilai beban biaya yang ditimbulkan menjadi semakin besar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sektor rumah tangga disebut-sebut menjadi sektor pengguna listrik tertinggi dalam mengkonsumsi energi di Indonesia. Akibatnya, PPSDM KEBTKE menilai beban biaya yang ditimbulkan menjadi semakin besar.
Menyikapi hal itu, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) memberikan tips kepada masyarakat pengguna listrik tertinggi yang ingin menghemat energi, terutama listrik.
Sub Koordinator Sarana Prasarana Pengembangan SDM dan Informasi PPSDM KEBTKE Zainul Pulungan menyebut, ada empat sektor sebagai pengguna energi tertinggi antara lain rumah tangga, transportasi, industri, dan komersil.
"Dari empat sektor konsumsi energi, rumah tangga merupakan sektor pengguna listrik tertinggi," katanya kepada wartawan di Kampus Lapangan Cipatat Geomin Kementerian ESDM, Cipatat, KBB, Kamis 10 November 2022.
Menurutnya, dampak buruk penggunaan energi listrik secara berlebihan. Di antaranya beban biaya yang dikeluarkan masyarakat pastinya akan besar. Bahkan, bisa juga berpengaruh terhadap polusi udara.
"Kalau kita menggunakan energi listik berlebihan pasti bagi masyarakat biasanya meningkat tagihan listrik," tuturnya.
Oleh karenanya, ia menyarankan masyarakat agar menghemat energi listik dengan berbagai cara yang dimulai dari perilaku masyarakat itu sendiri.
"Hal termudah untuk menghemat energi listik ialah dengan cara mematikan lampu yang tidak digunakan," ucapnya.
Selanjutnya, masyarakat bisa mencabut colokan seperti charger ponsel dan sebagainya. Sebab jika tidak dicabut maka energi listrik akan terus terpakai.
"Kemudian menggunakan suhu ac pada rentan yang dianjurkan 24-26 derajat celcius. Bisa lampu LED. Jadi kalau kita hemat pasti ada penurunan tagihan listrik," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

