Rumah Tertimpa Pohon Pete, Kepedulian Datang untuk Maesaroh
Angin kencang membuat pohon pete di sekitar rumah Maesaroh roboh dan menimpa bangunan, menyebabkan kerusakan cukup parah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hujan lebat yang turun disertai angin kencang beberapa waktu lalu meninggalkan duka bagi Maesaroh (52).
Saat itu, dia harus menerima kenyataan pahit ketika rumah sederhana yang ditempatinya tertimpa pohon pete yang tumbang. Saat kejadian, hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Angin kencang membuat pohon pete di sekitar rumah roboh dan menimpa bangunan, menyebabkan kerusakan cukup parah. Sejak saat itu, rumah di Blok Puloundrus, Dusun 01, RT 01/01 M, Desa Tuk Karangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon yang selama ini menjadi tempat berlindung berubah menjadi sumber kekhawatiran.
Maesaroh diketahui merupakan seorang janda dan penyandang disabilitas tuna rungu. Dia hidup sederhana bersama anak bungsunya. Keterbatasan fisik dan kondisi ekonomi membuat musibah ini terasa berlipat berat.
Pascakejadian, dia dan anaknya hanya bisa bertahan sambil menunggu uluran tangan dari berbagai pihak. Beruntung, respons cepat datang dari Pemerintah Desa Tuk Karangsuwung.
Kuwu Desa Tuk Karangsuwung Azis Maulana langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi rumah sekaligus memberikan dukungan moral kepada warganya.
“Kami tidak ingin warga kami menghadapi musibah sendirian. Begitu mendapat laporan, kami langsung datang dan berkoordinasi untuk mencari solusi,” ujar Azis, Selasa 17 Februari 2026.
Menurut Azis, pemerintahan desa kini sedang mengupayakan bantuan melalui jalur Baznas. Selain itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas terkait di tingkat daerah agar proses perbaikan rumah dapat segera terealisasi.
"Data Ibu Maesaroh juga telah dimasukkan sebagai penerima bantuan jangka panjang," ungkapnya.
Dia menjelaskan, sebelumnya Maesaroh memang telah menerima bantuan sosial. Namun musibah tertimpa pohon ini membuat kebutuhan akan perhatian dan dukungan menjadi jauh lebih mendesak.
"Harapannya, dengan sinergi berbagai pihak, rumah Ibu Maesaroh bisa kembali layak huni dan ia bersama anaknya dapat menjalani hidup dengan aman dan tenang," tukasnya.
Azis menambahkan, musibah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan gerak cepat pemerintah di tingkat desa memiliki arti besar bagi warga yang sedang berada dalam kondisi paling rentan.
Editor : Doni Ramdhani

