INILAH, Garut – Dalam upaya mendorong peningkatan kualitas kreativitas siswa, Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 2 Kadungora Kabupaten Garut menggelar Festival Kreasi Siswa 2019 di lingkungan kampus SMKM 2 Kadungora Jalan Raya Kadungora 28 Kadungora Garut, Sabtu (9/3/2019).
Pada kegiatan menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020, ditampilkan berbagai kreasi dan produk unggulan setiap program keahlian meliputi Farmasi, Keperawatan, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Sepeda Motor. Baik muatan lokal sekolah maupun ekstrakurikuler.
Salah satu unggulan paling menarik perhatian banyak kalangan dari sekolah yang berdiri pada 2008 adalah bidang teknik dan bisnis sepeda motor. Pasalnya, sekolah ini memiliki tim balap sepeda motor bernama Racing Team SMKM 2 Kadungora, ditambah dibukanya sekolah khusus balap sepeda motor Racing Team School pada 2019 ini. Tim balap sepeda motor SMKM 2 Kadungora bahkan memiliki padoc khusus di Sirkuit Sentul untuk ajang Kejurnas Balap Sepeda Motor.
Tak ayal, layanan servis ringan gratis sepeda motor di unit bengkel sepeda motor dan tes drive disuguhkan pada Festival Kreasi Siswa 2019. Guna meningkatkan keterampilan siswa di bidang teknik sepeda motor, pada hari yang sama, digelar pula seminar otomotif teknologi terbaru dengan menghadirkan narasumber ahli dari perusahaan otomotif asal Jepang.
Menurut Kepala SMKM 2 Kadungora Nur Arifah Aeni, Festival Kreasi Siswa digelar sebagai wahana unjuk kreasi dan ekspresi para siswa dengan menampilkan kreasi unggulan setiap program keahlian. Sekaligus sebagai ajang promosi kreasi serta prestasi pendidikan SMKM 2 Kadungora kepada khalayak umum.
"Upaya pengembangan potensi dan kreativitas siswa terus kita lakukan melalui berbagai kegiatan, baik muatan lokal maupun ekstrakurikuler, dalam rangka meningkatkan kualitas siswa mengejar Visi dan Misi SMKM 2 Kadungora untuk mencetak Generasi MUDA (Mandiri, Unggul, Disiplin, serta Agamis)," ujar Nur didampingi guru kesiswaan Hidayat Iskandar dan Ketua SMKM 2 Kadungora Racing Team Dandi Wardana.
Iskandar menambahkan, dalam usaha mencetak siswa unggul dan agamis itu, SMKM 2 Kadungora yang menerapkan Full Day School dalam kegiatan belajar mengajar selama lima hari itu, membiasakan peserta didik menghafal Alquran, salat Dhuha serta melakukan tausiah selama tujuh menit sebelum jam pelajaran dimulai. Hal itu dilaksanakan secara bergiliran setiap kelas dengan imam/khatib dari kalangan siswa.