INILAH, Bandung - Komunitas Cikapundung Cikalapa (Cika Cika) konsisten melakukan bersih-bersih di sepanjang sungai Cikapundung. Ketua Komunitas Mamad Rasyidi mengatakan, setiap Sabtu dan Minggu bersama anggota lainnya rutin membersihkan sungai yang membelah Kota Bandung itu dari sekumpulan sampah.
"Sejak berdiri enam tahun lalu, Komunitas Cika Cika terus membersihkan Cikapundung ini. Setiap akhir pekan, kita opsih selama 3-4 jam," kata Mamad saat ditemui di Jalan Dago Pojok Tanggulan, RT 04/03, Keluarahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Minggu (23/12/2018).
Menurutnya, hingga sekarang kesadaran masyarakat tentang kebersihan sungai itu masih terbilang minim. Bahkan, sampah-sampah yang ditemui di aliran sungai itu didominasi sampah rumah tangga. Di lokasi yang disebut Ciomas itu diakuinya masih banyak warga dari RT 4,7, dan 9 yang membuang sampah rumah tangganya ke aliran sungai.
"Sampah yang sering ditemukan di sini seperti karung plastik, kemasan plastik, bekas pampers, kasur, bahkan sofa juga sempat ada yang dibuang ke sini," ucapnya seraya menyebutkan sampah itu kini berkurang 25%.
Secara swadaya, Komunitas Cika Cika ini rutin membersihkan sungai dengan peralatan seadanya. Namun, seringkali gerakan ini terhambat karena banyaknya pohon tumbang berukuran besar yang menghambat aliran sungai. Untuk itu, dia mengaku pihaknya membutuhkan bantuan berupa gergaji mesin dan mesin babat rumput.
Dia menyebutkan, selain limbah industri isu terbesar dari krisis sungai saat ini yakni sampah rumah tangga. Untuk itu, dia mengajak masyarakat dan pengusaha harus sadar diri ambil bagian dalam merawat lingkungan hidup. Cikapundung ini diakuinya melewati tiga wilayah administratif yaitu hulu di Kabupaten Bandung Barat (KBB), tengah di Kota Bandung, dan hilir di sungai Citarum di Kabupaten Bandung.
Sementara itu, Pembina Komunitas Cika Cika Yugian Leonardy mengaku saat ini pihaknya merasa bangga dengan dukungan dari aparat penegak hukum. Saat peringatan ulang tahun ke-6 Komunitas Cika Cika itu dihadiri Komandan Kodim 0618/BS Kol Inf Arfin Dahlan dan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema.
"Saya selaku pembina dan penasihat terus ikut menguatkan dan menyemangati dalam gerakan ini. Saya pun bangga dengan kehadiran Kapolrestabes Bandung dan Dandim 0618/BS Bandung yang ikut memberikan dukungan nyata kepada gerakan pelestarian lingkungan ini," sebutnya