Sampaikan Prihatin Terhadap Bencana di Sumatera, DPRD Jabar Dorong Pemerintah Segera Distribusikan Bantuan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara menyampaikan rasa prihatinnya, atas musibah bencana alam yang terjadi di Sumatera, yakni Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.

Sampaikan Prihatin Terhadap Bencana di Sumatera, DPRD Jabar Dorong Pemerintah Segera Distribusikan Bantuan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara ./Yuliantono

INILAHKORAN.ID - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara menyampaikan rasa prihatinnya, atas musibah bencana alam yang terjadi di sumatera, yakni sumatera Barat, Aceh dan sumatera Utara.

Di mana ratusan orang meninggal dunia serta puluhan ribu masyarakat di Aceh, sumatera Barat dan sumatera Utara masih mengungsi.

"Kami atas nama DPRD Provinsi Jawa Barat mengucapkan turut belasungkawa, turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, sumatera Barat, dan sumatera Utara. Menurut informasi, sampai hari ini sudah sekitar 770 orang yang meninggal, lebih dari 500 orang belum ditemukan dan puluhan ribu warga mengungsi," ujar Iswara saat ditemui di DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 4 Desember 2025.

Iswara berharap, kondisi di sumatera dapat segera membaik pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kami sangat prihatin terhadap musibah tersebut. Mudah-mudahan kondisi alam segera bersahabat," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah agar segera mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak, khususnya di kawasan yang terisolasi.

"Kami juga berharap bantuan yang paling mendesak, seperti makanan cepat saji, pakaian bayi, dan obat-obatan dapat segera diturunkan oleh pemerintah," harapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan agar infrastruktur yang terputus di sumatera dapat segera diperbaiki, guna memudahkan pendistribusian bantuan kepada korban bencana.

"Setelah itu, pada tahap pasca bencana, kondisi infrastruktur juga dapat segera diperbaiki sehingga konektivitas kembali berjalan, dan tidak lagi terjadi kelangkaan, baik terkait distribusi sembako, BBM, maupun kebutuhan lainnya," tutupnya.***


Editor : JakaPermana