Sebarluaskan Program Kang Pisman, Pemkot Bandung Gandeng Ratusan Dai
Pemerintah Kota Bandung tak henti-hentinya menyosialisasikan program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman) kepada warga. Hal itu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkot Bandung untuk menghadirkan budaya baru untuk menuju zero waste city.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Pemerintah Kota Bandung tak henti-hentinya menyosialisasikan program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman) kepada warga. Hal itu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkot Bandung untuk menghadirkan budaya baru untuk menuju zero waste city.
Kali ini, sosialisasi ditujukan kepada para dai atau penceramah agama. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan PD Kebersihan Kota Bandung bekerja sama dengan Yayasan Persada menggelar training for trainer (TfT) kepada 120 dai di Prime Park Hotel Bandung, Senin (28/10/2019).
Kepala DLHK Kota Bandung Kamalia Purbani mengatakan, para dai tersebut berasal enam kelurahan di eks wilayah Cibeunying. Yakni, Cibeunying Kaler, Cibeunying Kidul, Coblong, Cidadap, Bandung Wetan, dan Sumur Bandung. Nantinya, DLHK akan memberikan pelatihan kepada para penceramah di wilayah lain secara bergiliran.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengintensifkan gerakan Kang Pisman melalui penyampaian nilai-nilai agama, khususnya agama Islam sebagai rahmatan lil alamin. Karena para dai itu merupakan tokoh yang paling dekat dengan masyarakat sehingga diharapkan bisa menyampaikan nilai-nilai Kang Pisman juga dengan keteladanan,” kata Kamalia.
Usai pelatihan ini, para dai juga diharapkan bisa menularkan pengetahuan tentang Kang Pisman ini kepada penceramah agama lainnya. Dengan melibatkan para pemuka agama, pihaknya mengharapkan mereka bisa membentuk komunitas untuk sama-sama mendukung Kang Pisman.
“Selain menjadi trainer, diharapkan mereka mereka membentuk korps dai Kang Pisman. Korps ini yang terus mempromosikan Kang Pisman sehingga menjadi budaya dan bisa melahirkan peradaban baru,” imbuh Kamalia.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial menuturkan para dai yang mendukung Kang Pisman juga berarti mendorong implementasi konsep kebersihan berdasarkan ajaran Islam. Menurutnya, Islam sangat mengedepankan soal kebersihan.
“Jika gerakan Kang Pisman ini massif, insyaallah Kota Bandung yang terbebas dari sampah bisa segera terwujud,” ujar Oded. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani

