Sebut Beasiswa Tak Masuk Efisiensi Anggaran, Sekjen Kemendiktisaintek: Sudah Aman

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut bahwa beasiswa tak masuk dalam efisiensi anggaran.

Sebut Beasiswa Tak Masuk Efisiensi Anggaran, Sekjen Kemendiktisaintek: Sudah Aman
Sebut Beasiswa Tak Masuk Efisiensi Anggara, Sekjen Kemendiktisaintek: Sudah Aman

INILAHKORAN.COM - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut bahwa beasiswa tak masuk dalam efisiensi anggaran.

Hal tersebut dipastikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Togar M. Simatupang.

"Untuk beasiswa tidak mengalami program efisiensi," kata Togar.

Togar menegaskan, anggaran beasiswa yang merupakan bagian dari komponen anggaran belanja sosial telah ditekankan oleh Komisi X DPR RI untuk tidak menjadi hal yang terkena efisiensi anggaran pemerintah

"Jadi sudah ditegaskan oleh Komisi X, tidak ada pengaruh pada belanja sosial, dalam hal ini beasiswa," ujarnya.

Oleh karena itu, Togar memastikan para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar negeri tidak akan terlantar.

Ia juga menyebutkan bahwa anggaran beasiswa tidak terganggu dengan pengurangan anggaran lain yang terdampak efisiensi.

"Karena sudah ada penegasan, maka sudah aman, tidak mengalami gangguan," ucap Togar M. Simatupang.

Diketahui, sebelumnya Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro memaparkan adanya potensi sejumlah anggaran beasiswa yang dipangkas, di antaranya adalah beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik), beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (KNB), serta beasiswa dosen dan tenaga kependidikan.

"Beasiswa ada KIP kuliah, pagu awalnya Rp14,698 triliun, kemudian efisiensi oleh Ditjen Anggaran -Kemenkeu- sebesar Rp1,31 triliun, -besarnya- 9 persen," katanya.


Editor : Firda Rachmawati