Polemik di Kemdiktisaintek: Menanti Solusi dari Dialog Internal di Tengah Aksi Damai Pegawai

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjadi sorotan publik setelah dinamika internalnya mencuat akibat aksi damai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Polemik di Kemdiktisaintek: Menanti Solusi dari Dialog Internal di Tengah Aksi Damai Pegawai
Polemik di Kemdiktisaintek: Menanti Solusi dari Dialog Internal di Tengah Aksi Damai Pegawai

INILAHKORAN,Bandung – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjadi sorotan publik setelah dinamika internalnya mencuat akibat aksi damai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Aksi ini dilakukan sebagai respons atas dugaan pemberhentian mendadak salah seorang pegawai bernama Neni Herlina.

Di tengah situasi ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui Dialog Internal kementerian.

“Kita tunggu saja hasil dialog yang akan dilakukan di internal kementerian tersebut," ujar Hasan Nasbi dikutip dari ANTARA.

Hasan meyakini bahwa pendekatan dialogis dan kepala dingin akan menjadi kunci untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Aksi damai yang dilakukan oleh para pegawai Kemdiktisaintek mencerminkan keresahan terhadap kebijakan yang dianggap mendadak dan tidak transparan.

Dugaan pemberhentian Neni Herlina tanpa alasan yang jelas menjadi pemicu utama aksi tersebut.

Dalam aksi tersebut, para pegawai meminta penjelasan dari pimpinan terkait alasan di balik kebijakan yang diambil.

Sementara itu, Hasan Nasbi optimis bahwa dialog dari hati ke hati akan menjadi solusi untuk meredakan ketegangan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah percaya pada kemampuan Kemdiktisaintek untuk menyelesaikan masalah ini secara internal.

“Sejauh ini kita yakin bisa diselesaikan dengan dialog dari hati ke hati dan kepala dingin,” kata Hasan.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, memastikan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan aspirasi, baik dari publik maupun internal kementerian.

Dalam forum dialog yang digelar bersama Paguyuban Pegawai Dikti, Khairul menegaskan bahwa dialog ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik atas berbagai dinamika yang terjadi selama masa transisi kementerian.

Khairul menjelaskan bahwa rotasi, promosi, dan mutasi ASN merupakan hal yang lumrah dalam upaya penyegaran organisasi dan tour of duty.

Namun, ia juga memahami bahwa proses ini harus dilakukan dengan transparansi dan komunikasi yang baik untuk menghindari kesalahpahaman.***


Editor : Firda Rachmawati