Sedekah Subuh: Pagi Penuh Berkah atau Kesalahpahaman? Buya Yahya Ungkap Kebenarannya
Sedekah, amalan mulia yang tak lekang oleh waktu. Di antara berbagai waktu, sedekah subuh kerap digaungkan memiliki keutamaan khusus. Namun, benarkah demikian? Buya Yahya, pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, angkat bicara untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Sedekah, amalan mulia yang tak lekang oleh waktu. Di antara berbagai waktu, Sedekah Subuh kerap digaungkan memiliki keutamaan khusus.
Namun, benarkah demikian? Buya Yahya, pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, angkat bicara untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar.
"Banyak yang salah kaprah dengan sedekah subuh," ujar Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya.
Beliau menjelaskan bahwa anggapan sedekah subuh memiliki keistimewaan waktu dibandingkan waktu lain adalah keliru.
Menurut Buya Yahya, inti dari sedekah bukanlah pada waktunya, melainkan pada saat ada orang yang sangat membutuhkan bantuan.
"Sedekah di waktu subuh boleh saja, tapi bukan berarti itu satu-satunya waktu yang istimewa," tegas beliau.
Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak dalam ritualistik semata, tanpa memahami makna di baliknya.
"Jangan sampai kita terpaku pada waktu, tapi lupa dengan tujuan utama sedekah, yaitu membantu mereka yang membutuhkan," jelas beliau.
Oleh karena itu, Buya Yahya menyarankan agar umat Islam lebih peka terhadap kondisi di sekitar dan memberikan sedekah kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, kapanpun waktunya.
"Kalau ada orang yang kelaparan sekarang, ya sedekahin sekarang, jangan tunggu subuh," tandas beliau.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan
