Sejarah dan Aturan Main Bola Bekel, Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan Milenial
Inilah sejarah serta aturan dari permainan tradisional bola bekel yang mulai dilupakan kaum milenial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Permainan bola bekel tentu tak asing di mata generasi 1990'an.
Tak diragukan lagi, bola bekel adalah permainan tradisional paling populer seantero Indonesia di era masa lalu.
Namun, kini para milenial tampaknya banyak yang tak mengenal permainan bola bekel.
Baca Juga: Tenaga Honorer Disperkim KBB Ini Dicoret Secara Sepihak, Gegara Marak TKK Titipan?
Sekadar mengulas memori masa lalu serta memperkenalkan kepada generasi now, berikut ini rangkuman InilahKoran tentang sejarah dan aturan main bola bekel:
Dikutip dari akun Instagram @kemdikbud.ri, permainan bekel merupakan permainan tradisional yang mendapat pendapat pengaruh dari budaya Belanda.
Kata bekel sendiri berasal dari bahasa Belanda bikkelspel atau bikkelen. Permainan bekel ini biasa dimainkan oleh 2-5 orang.
Baca Juga: Gawat! Dua Ujung Jembatan Floodway Cisangkuy di Bojongkunci Amblas, Nyawa Pengendara Terancam
Ada beberapa cara untuk bermain bola bekel. Pertama, siapkan bola bekel dan 5 buah biji bekel. Kedua, para pemain biasanya menentukan urutan bermain terlebih dahulu.
Ketiga, permainan dilakukan dengan mengumpulkan biji bekel setelah bola bekel dilempar ke atas, kemudian dilanjutkan dengan mengambil kembali bola dengan satu kali pukulan.
Keempat, pada babak pertama, pengumpulan biji bekel dilakukan secara bertingkat. Pemain mengambil 1 buah biji bekel pada pantulan bola yang pertama, mengambil 2 biji bekel pada pantulan bola kedua, dan seterusnya.
Baca Juga: Jangan Sembarang Baca Ayat Ini, Allah Bisa Hilangkan petunjuk Kata Ustadz Hanan Attaki
Kelima, permainan akan berganti ke pemain berikutnya apabila tidak berhasil mengumpulkan biji bekel pada pantulan bola atau melanggar peraturan peraturan seperti menyentuh biji bekel lain.
Keenam, pada babak kedua, biji bekel diatur dengan menunjukkan sisi yang sama. Ketujuh, babak ketiga, biji bekel diatur sama posisi, tetapi menunjukkan sisi berbeda dari babak kedua.
"Kedelapan, pemenangnya adalah pemain pertama yang berhasil menyelesaikan semua babak permainan," tulis akun Instagram resmi kemdikbud.ri, Minggu 6 Februari 2022.
@yusum007, min, kalo bisa ada ilustrasi dlm bentuk video cara mainnya, biar yg belum pernah main jadi lebih paham.
@kemdikbud.ri @yusum007 Terima kasih, Kak atas masukannya.***(Okky Adiana)
Editor : inilahkoran

