Sekda Herman Instruksikan Disdik dan Inspektorat Daerah Jabar Dalami Manuver SMAN 1 Cianjur yang Nekat Study Tour

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Inspektorat Daerah Jabar, untuk mendalami manuver SMAN 1 Cianjur yang nekat melakukan study tour.

Sekda Herman Instruksikan Disdik dan Inspektorat Daerah Jabar Dalami Manuver SMAN 1 Cianjur yang Nekat Study Tour
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Inspektorat Daerah Jabar, untuk mendalami manuver SMAN 1 Cianjur yang nekat melakukan study tour.

INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menginstruksikan Dinas Pendidikan dan inspektorat Daerah Jabar, untuk mendalami manuver SMAN 1 Cianjur yang nekat melakukan study tour.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur akan ditemui, sebagai tindaklanjut dari pelaksanaan study tour ke Jawa Timur dan Bali tersebut. Padahal Gubernur Jabar Dedi Mulyadi telah melarang dilaksanakannya kegiatan seperti study tour.

"Ini sedang sedang kami dalami, sudah konsolidasi dengan Inspektorat, Dinas Pendidikan, kemudian asisten pemerintahan dan Badan Kepegawaian Daerah," ujar Herman di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 25 Februari 2025.

Sanksi berupa penonaktifan kepada kepala sekolah menanti kata dia, meski harus disertai bukti kuat tindak pelanggaran.

"Kita menunggu hasil pendalaman dari Inspektorat, BKD, Dinas Pendidikan ya. Jadi, harus cermat," ucapnya.

Saat ini kata Sekda Herman, kepala sekolah yang dinonaktifkan gara-gara menggelar study tour ke luar Provinsi Jabar baru diberikan kepada Kepsek SMAN 6 Depok. 

"Nah, kalau yang Depok kemarin satu melanggar SE, kemudian ada pemberatan juga, diduga ada terkait dengan masalah keuangan," katanya.

Sebelumnya, dua SMA Negeri di Kabupaten Cianjur nekat melakukan studi tour ke Jogjakarta dan Bali. Kedua sekolah tersebut yaitu SMAN 1 Cianjur dan SMAN 1 Cilaku, Cianjur.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Provinsi Jawa Barat VI Nonong Winarni mengatakan, SMAN 1 Cianjur melakukan studi tour ke Bali pekan lalu dan saat ini sudah sudah pulang.

Sedangkan, SMAN 1 Cilaku baru berencana untuk melakulan studi tour ke Jogjakarta. Namun, kegiatan tersebut urung dilaksanakan.

"Kita sudah meminta kepala sekolah SMAN 1 Cianjur untuk tidak melakukan studi tour. Lalu memberikan dua pilihan, studi tournya dilakukan di Jawa Barat atau uangnya dikembalikan kepada siswa-siswi," pungkasnya. ***


Editor : JakaPermana