Sepanjang 2022, BI Jabar Prediksi Ekonomi Jabar Tumbuh 5,9%

Hingga akhir 2022 ini, BI Jabar optimistis pertumbuhan ekonomi Jabar bakal tetap positif.

Sepanjang 2022, BI Jabar Prediksi Ekonomi Jabar Tumbuh 5,9%
“Pertumbuhan ekonomi Jabar pada 2022 ini diperkirakan berada pada rentang 5,1 hingga 5,9?ngan potensi berada di batas atas,” kata Deputi Kepala BI Jabar Taufik Saleh, Selasa 8 November 2022. (syamsuddin nasoetion)

INILAHKORAN, Bandung - Hingga akhir 2022 ini, BI Jabar optimistis pertumbuhan ekonomi Jabar bakal tetap positif.

“Pertumbuhan ekonomi Jabar pada 2022 ini diperkirakan berada pada rentang 5,1 hingga 5,9% dengan potensi berada di batas atas,” kata Deputi Kepala BI Jabar Taufik Saleh, Selasa 8 November 2022.

Menurutnya, optimisme BI Jabar itu perlu didukung dengan berbagai kebijakan ekonomi Jabar untuk menjaga kinerja industri sepanjang 2022 ini. Antara lain mengatasi persoalan subsektor industri terdampak pandemi dan memperluas pasar ekspor ke wilayah yang masih mencatat pertumbuhan permintaan dan memanfaatkan potensi pasar dalam negeri.

Selain itu, BI Jabar pun menilai perlu untuk mendorong percepatan pembangunan berbagai proyek strategis nasional (PSN) pada 2022 ini. Khususnya, pembangunan infrastruktur konektivitas ekonomi Jabar utara dan selatan untuk mendukung efisiensi transportasi dan logistik, infrastruktur pendukung ketahanan pangan, dan menciptakan iklim yang kondusif untuk meningkatkan realisasi investasi. 

Taufik menuturkan, serupa dengan pertumbuhan pada triwulan III, pada triwulan IV 2022 nanti perekonomian Jabar pun diperkirakan masih tumbuh positif. Terutama, didorong permintaan domestik dan momentum Natal dan Tahun Baru.

“Pada triwulan IV 2022 ini, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih tumbuh positif khususnya didorong kelompok masyarakat kelas menengah-atas. Selain itu, berbagai bantuan sosial dan subsidi energi yang diberikan kepada kelompok masyarakat sasaran diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat,” sebutnya.

Sebelumnya, pada triwulan III 2022 pertumbuhan ekonomi Jabar terus menunjukkan tren positif. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angkanya mencapai 6,07%. Sepanjang tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat dalam perhitungan rutin tiga bulanan itu ekonomi Jabar terus melaju positif dan tumbuh menguat.

Koordinator Fungsi Statistik Neraca Wilayah & Analisis Statistik BPS Jabar Samiran mengatakan, pada triwulan I 2022 angka pertumbuhan ekonomi Jabar itu tercatat sebesar 5,60% (yoy). Disusul, pada triwulan II 2022 capaiannya meningkat tipis sebesar 5,66% (yoy).

“Pada triwulan III 2022 ini, pertumbuhan ekonomi Jabar mencapai 6,07% (yoy),” kata Samiran, Senin 7 November 2022.

Menurutnya, perekonomian Jabar berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III 2022 mencapai Rp616,18 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp400,35 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Jabar sebesar 6,07% (yoy) itu diakuinya ditopang lapangan usaha utama yang tumbuh cukup baik pada triwulan tersebut. Seperti industri pengolahan yang tumbuh 6,90%, perdagangan (4,21%), dan pertanian (3,02%). 

Sedangkan, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan yakni jasa perusahaan sebesar 29,80%,  penyediaan akomodasi dan makan minum (25,83%), transportasi dan pergudangan (18,37%), serta jasa lainnya (16,65%).

Terkait sumber laju pertumbuhan, Samiran menyebutkan secara tahunan dari sisi lapangan usaha, dengan andil terbesar yakni lapangan usaha industri pengolahan sebesar 2,93%. Adapun dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga dengan kontribusi terbesar pada PDRB pengeluaran memberi andil 2,81%.

Catatan positif pertumbuhan ekonomi itu semakin menempatkan Jabar sebagai provinsi yang terus tumbuh di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global dan ancaman resesi.*** (dnr)


Editor : Doni Ramdhani