Sering Disebut Klub Kaya Raya, Bojan Hodak Buka-bukaan Soal Anggaran Persib

Sering dicap klub kaya, pelatih Persib Bojan Hodak bongkar realitas keuangan Maung Bandung yang sebenarnya. Ternyata anggarannya ketat! Simak di sini.

Sering Disebut Klub Kaya Raya, Bojan Hodak Buka-bukaan Soal Anggaran Persib
Sering Disebut Klub Kaya Raya, Bojan Hodak Buka-bukaan Soal Anggaran Persib

INILAHKORAN.ID - Persib Bandung selama ini kerap diidentikkan sebagai salah satu klub sepak bola paling glamor dan kaya raya di pentas Liga 1 Indonesia. 

Julukan "klub sultan" sering melekat karena kemampuan manajemen mendatangkan pemain-pemain bintang. Namun, benarkah realitas finansial Pangeran Biru semewah yang dibayangkan publik?

​Mantan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya buka suara dan meluruskan persepsi keliru yang telanjur beredar luas di kalangan pencinta sepak bola tanah air, termasuk di kalangan pendukung setia mereka sendiri, Bobotoh.

​Meluruskan Mitos "Klub Terkaya"

​Dalam sebuah wawancara eksklusif yang diunggah melalui kanal Persib TV, pelatih asal Kroasia tersebut secara blak-blakan mengungkapkan bahwa apa yang dipikirkan orang-orang selama ini sangat jauh dari kenyataan di lapangan.

Bojan menyebut ada salah kaprah yang besar mengenai kondisi keuangan klub.

​"Dan orang-orang berpikir, termasuk banyak Bobotoh yang mengira jika Persib adalah klub terkaya di dunia, padahal sebenarnya tidak. Persib memiliki anggaran yang ketat," ujar Bojan Hodak tegas.

​Bukan Anggaran Terbesar di Indonesia

Bojan Hodak membeberkan fakta bahwa nilai anggaran belanja yang dimiliki Persib Bandung bahkan tidak menduduki posisi puncak jika dibandingkan dengan beberapa klub pesaing lainnya di kompetisi domestik.

Dia menjelaskan rumitnya manajemen finansial yang harus ia jalani demi membangun kedalaman skuad.

​"Bahkan bukan anggaran terbesar di Indonesia, sehingga Anda perlu menemukan cara untuk mendapatkan dana untuk klub," tuturnya menambahkan.

​Keterbatasan dan ketatnya regulasi anggaran internal ini memaksa tim pelatih dan manajemen untuk memutar otak lebih keras. 

Bojan menekankan bahwa efisiensi finansial sangat krusial agar setiap rupiah yang dikeluarkan bisa menghasilkan dampak instan dan masif di dalam lapangan.

​Menurutnya, kemampuan mengelola dana secara cerdas akan menjadi pembeda utama dalam perburuan pemain di bursa transfer.

​"Karena setelah itu Anda dapat mendapatkan pemain yang lebih berkualitas dan menjadi lebih baik. Ini sangat penting," pungkas Bojan.


Editor : Firda Rachmawati