Sering Resahkan Warga Cikahuripan, Sarang Tawon Sebesar Helm Dimusnahkan
Sarang tawon berukuran sebesar helm membuat panik warga di Jalan Manoko, Kampung Bujuk Tengah, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, KBB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sarang tawon berukuran sebesar helm membuat panik warga di Jalan Manoko, Kampung Bujuk Tengah, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pasalnya, sarang tawon yang menggantung di dahan pohon dan menjulur ke tengah jalan tersebut kerap mengganggu, bahkan menyerang para pengendara yang melintas di Desa Cikahuripan.
Danton Damkar Pos Lembang, KBB, Masriadi mengatakan, dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut membuat panik dan meresahkan warga Desa Cikahuripan. Bahkan, sempat ada warga yang terluka akibat terkena sengatannya.
"Makanya warga melalui kepala desa meminta agar dievakuasi dan dimusnahkan," katanya, Jumat 12 November 2021.
Baca Juga: Disdamkar Evakuasi Sarang Tawon di SDN Pasirwaru 4, Khawatir Serang Siswa
Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto menyebut, keberadaan sarang tawon tersebut sudah lama. Sejumlah warga baik penguna kendaran bermotor maupun pejalan kaki sering khawatir ketika melintas di kawasan tersebut.
"Warga tidak berani melakukan pemusnahan manual karena khawatir diserang," ujarnya.
Usai mendapatkan laporan tersebut, lanjut dia, pihaknya mengerahkan personel satu regu dan satu unit pancar ke lokasi dengan dibantu pihak desa, termasuk relawan dari IKTM.
Baca Juga: Disdamkar Garut Kewalahan Layani Permintaan Evakuasi Sarang Tawon
Ia menjelaskan, proses pemusnahan juga tidak mudah mengingat kawanan tawon tersebut cukup agresif dan posisinya tinggi dari tanah.
"Guna melemahkan kawanan tawon itu, petugas terlebih dahulu menyemprotkan air. Setelah itu baru sarang tersebut dievakuasi dan dihancurkan," jelasnya.
Ia menuturkan, selama proses penanganan jalan di lokasi tersebut sempat ditutup dari lalu lalang pengendara dan pejalan kaki.
"Jalan sempat kami tutup beberapa menit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Penanganan selesai sekitar satu jam dan tidak ada petugas yang terluka," tuturnya.
Baca Juga: Damkar Bekasi Minta Warga Tidak Evakuasi Sarang Tawon Ndas
Ia mengaku, ini bukan kali pertama pihaknya melakukan pemusnahan sarang tawon. Oleh karenanya, ia mengimbau kepada warga untuk hati-hati dalam menangani sarang tawon karena ada beberapa di antaranya yang sering menyerang.
"Udah beberapa kali penanganan sarang tawon, dan memang di daerah Lembang cukup banyak," tandasnya. (agus satia negara) ***
Editor : inilahkoran

