Setahun, 200 Pedagang Makanan Diajarkan Program Kantin Sehat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor terus melakukan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan kepada pedagang makanan dan minuman di sekolah untuk menciptakan kantin sehat.

Setahun, 200 Pedagang Makanan Diajarkan Program Kantin Sehat
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor terus melakukan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan kepada pedagang makanan dan minuman di sekolah untuk menciptakan kantin sehat.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Erwin Suryana mengatakan, per tahun itu jajarannya memberikan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatiban kantin sehat kepada ratusan pedagang makanan maupun minuman.

"Setahun ada 200 pedagang makanan atau minunan di sekolah-sekolah yang kami berikan sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan kantin sehat, kegiatan ini kami sudah lakukan sejak beberapa tahun lalu dan kegiatan ini masih akan kami lakukan karena mekihat banyaknya sekolah," kata Erwin Kepada wartawan, Jumat (28/6/2019).

Da menerangkan, program kantin sehat ini semakin berat bagi jajarannya karena bermunculannya jenis makanan 'milenial' yang penyajiannya kurang higienis dan jauh dari kata bergizi.

"Banyak makanan yang tidak layak konsumsi karena menggunakan zat pewarna, kurang higienis dan jauh dari kata bergizi. Salah msncampurkan bumbu juga bisa membuat orang yang mengkonsumsinya sakit perut, muntah-muntah dan lainnya," terangnya.

Erwin yang juga Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bogor ini menuturkan untuk menciptakan kantin sehat kepada pihak sekolah ia meminta menyiapkan lahan yang cukup.

"Tidak hanya bahan baku makanan dan minuman yang harus diperhatikan tapi juga tempat yang tidak sempit atau dapur kantin yang bersih, kami sudah menyarankan agar pihak sekolah dalam menyiapkan lokasi  kantin itu memperhatikan aspek kelayakan," tutur Erwin.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Dace Supriyadi mengatakan bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan jajarannya juga sudah mensosialisasikan pentingnya jajanan sekolah yang baik dan sehat.

"Jajanan sekolah harus kita perhatikan demi kesehatan dan kebaikan anak didik. Kami minta pihak sekolah memperhatikan makananan dan minuman yang ada di kantin baik yang ada di dalam sekolah maupun di luar sekolah," ucap Dace.

Dia melanjutkan, pada umumnya makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya tidak terlihat secara kasat mata. Oleh karenanya pihak sekolah bisa menghubungi Dinas Kesehatan atau mempelajari tehnik test makanan dan minuman.

"Untuk mengetahui makanan tersebut mengandung zat berbahaya atau tidak pihak sekolah bisa meminta bantuan Dinas Kesehatan atau mengetest sendiri kelayakan jajanan sekolahnya," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani