Setelah Antapani dan Sukajadi, Dishub Kota Bandung Rekayasa Jalan Ini

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung ?tidak hanya melakukan evaluasi rekaysa jalan di Antapani saja. Namun, setelah satu pekan berlalu juga turut dievaluasi rekayasa jalan di kawasan Sukajadi.

Setelah Antapani dan Sukajadi, Dishub Kota Bandung Rekayasa Jalan Ini
INILAH, Bandung-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung ‎tidak hanya melakukan evaluasi rekaysa jalan di Antapani saja. Namun, setelah satu pekan berlalu juga turut dievaluasi rekayasa jalan di kawasan Sukajadi.
 
Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi menyatakan sejauh ini rekayasa jalan tersebut sudah efektif memperlancar arus lalu lintas di Jalan Sukajadi dari arah utara menuju selatan maupun sebaliknya. Hanya saja, dia melihat antrian ‎kendaraan masih bermasalah dari arah Jalan Cemara.
 
"Kemarin sudah rapat evaluasi rekayasa. Sebenernya kalau dari segi survei kita yang Sukajadi itu, kalau dari pergerakan atas bawah itu sudah lebih baik. Yang jadi masalah itu dari Cemara, itu memang jadi penumpukan," kata Didi saat berbincang di Jalan Seram, Bandung, Rabu (23/1).
 
Didi memaparkan, dari hasil evaluasi tim Dishub di‎ lapangan, masalah di Jalan Cemara didapati karena banyaknya kendaraan yang hendak memotong dari Jalan Cipaganti menuju Jalan Dr. Setiabudhi melalui Jalan Sukajadi. Sehingga, kendaraan semakin menumpuk ketika memasuki Jalan Cemara.
 
Kemudian, sambung Didi, setelah dilakukan rekayasa jalan dengan mengarahkan kendaraan dari Jalan Cemara untuk memutar ke Taman Sukajadi sebelum menuju Jalan Karang Tinenung, ternyata ada pengendara nakal yang berbelok di sebelum tempat yang disediakan. Utamanya, yakni para pengemudi roda dua.
 
"Ketika kita wawancara sebagian  besar yang masuk ke cemara itu adalah tujuannya ke setiabudi untuk motong jalan. Yang kedua yang jadi handicap disitu itu di dekat taman karena banyak sepeda motor memutar,"‎ terangnya.
 
Oleh karenanya, di titik memutar arah di Taman Sukajadi tersebut akan ditutup kembali.‎ "Sebenarnya itu udah ditutup cuma bisa digusar geser," cetusnya.
 
Sementara untuk di Jalan Cemara nantinya Didi akan mencoba memasang barrier. Kanaliasai tersebut dibuat guna menghalau kendaraan dari Jalan Cipaganti agar tidak bisa masuk ke Jalan Cemara.
 
‎"Kemarin waktu rapatnya saya tidak selesai tapi mau dicoba pake kanalisasi dari Cemara. Sehingga dari Cipaganti tidak masuk karena," pungkasnya.


Editor : inilahkoran