Sisi Gelap Industri K-Pop, Mulai Plagiarisme hingga Penggemar Beracun
Ada beberapa sisi gelap yang muncul di industri K-Pop yang melibatkan plagiarisme, konflik antar grup hingga penggemar beracun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Kehidupan di indistri K-Pop tidak semuanya berjalan mulus seperti yang terlihat di depan layar tv.
Seing kali terjadi masalah yang biasa Penggemar jumpai seperti Plagiarisme dan konflik antar Grup.
Baru-baru ini, konflik antara girl Grup ILLIT dan NewJeans yang tersangkut kasus Plagiarisme dan pencemaran nama baik menjadi salah satu isu yang menjadi perhatian para Penggemar K-Pop.
Konflik semakin memanas setelah CEO Belift Lab, Kim Tae Ho mengunggah video yang membuktikan bahwa ILLIT tidak menjiplak NewJeans.
Namun, usahanya tersebut akhirnya membuahkan hasil dan semakin memperuncing pertikaian antara HYBE dan agensi, ADOR.
Penjelasan Kim Tae Ho tentang Plagiarisme dianggap sebagai langkah keliru yang malah menuai lebih banyak kritik.
Alih-alih menjelaskan inti permasalahan dengan jelas, dia justru memicu lebih banyak kontroversi dengan membandingkannya dengan Grup lain seperti BTS dan BLACKPINK.
Pertarungan hukum terkait klaim Plagiarisme saat ini tengah dibahas oleh para Penggemar dan pejabat K-Pop.
Terkait NewJeans dan ILLIT, Kim Do Heon berkomentar, “jika ILLIT dapat menghadirkan ide-ide yang lebih unik dan mengesankan, publik akan tahu bahwa Grup tersebut bukanlah tiruan dari NewJeans."
"Saya tidak mengerti mengapa mereka terus mencoba menjelaskan isu-isu yang tidak terkait,” tambahnya.
Tidak hanya Plagiarisme, maraknya terjadi Penggemar Beracun bukan hanya sasaengfans saja.
Di tengah pertikaian mereka, HYBE dan ADOR masih mengambil tindakan tegas terhadap komentar-komentar jahat.
Pada bulan Juni, ADOR mengumumkan rencana mereka untuk menuntut para pembenci yang menyebarkan rumor palsu tentang NewJeans.
Source Music, agensi HYBE lainnya, juga menunjukkan upaya mereka untuk melawan komentar jahat yang menargetkan LE SSERAFIM.
Girl Grup ini disebut-sebut dalam kontroversi NewJeans dan ILLIT karena banyak yang percaya bahwa HYBE bias terhadap mereka dan mengabaikan ADOR.
Belift Lab juga mengajukan pengaduan ke polisi untuk menuntut banyak pengguna internet atas pencemaran nama baik dan menyebarkan informasi palsu tentang ILLIT.
Perilaku buruk para pembenci dan Penggemar Beracun yang tidak ragu memberikan komentar yang meremehkan idola lain demi melindungi idola favorit mereka juga merupakan Sisi gelap K-Pop.
Kelompok-kelompok baru berjuang untuk mempromosikan diri mereka sendiri.
Berbeda dengan sampulnya yang indah, Grup K-Pop harus bersaing ketat satu sama lain untuk mengharumkan nama mereka di Industri dan menarik cinta publik.
Isu Plagiarisme NewJeans dan ILLIT mendapat perhatian besar dari publik karena kedua Grup tersebut debut di bawah naungan HYBE, salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea.
Jika isu yang sama terjadi pada Grup pendatang baru dari perusahaan kecil dan tidak dikenal, hal itu tidak akan menimbulkan kehebohan seperti itu.
Dominasi perusahaan besar menyisakan sangat sedikit ruang bagi pendatang baru untuk berkembang.
Karena media penuh dengan artikel tentang NewJeans, ILLIT, LE SSERAFIM, dan Grup lainnya, Grup-Grup yang menjanjikan seperti Young Posse atau KISS OF LIFE telah berjuang untuk membuat nama mereka dikenal publik.
Meskipun dibekali dengan bakat penuh, kedua Grup tersebut bahkan tidak dapat masuk Melon TOP 40.
Kritikus Kim Do Heon berkata, “SM, YG, JYP, dan HYBE dapat menjamin bahwa Grup yang mereka debutkan akan sukses sejak awal”.
Kesenjangan popularitas antara girl Grup generasi ke-4 semakin jelas. Sementara girl Grup dari perusahaan besar dengan mudah memikat Penggemar K-Pop sejak awal, girl Grup yang berasal dari perusahaan kecil memiliki kemungkinan yang jauh lebih rendah untuk sukses.***
Editor : Irma Nurfajri

