Siswa MTs Assalam Salem Wakili Brebes di Kompetisi Sains
PHALOSA Syifa Livia, siswi MTs Assalam Salem, akan menjadi wakil Kabupaten Brebes di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Phalosa Syifa Livia berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah setelah sukses meraih angka tertinggi dalam kategori Matematika Terintegrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
PHALOSA Syifa Livia, siswi MTs Assalam Salem, akan menjadi wakil Kabupaten Brebes di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Phalosa Syifa Livia berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah setelah sukses meraih angka tertinggi dalam kategori Matematika Terintegrasi.
Lokasi sekolah yang berada jauh di pelosok desa dan hingar-bingar perkotaan, ternyata tak menyurutkan semangat siswa-siswinya untuk berlomba meraih prestasi. Anggapan sekolah pinggiran tak bisa bersaing pun tentu terbantahkan. Hal itulah yang ditunjukkan Phalosa Syifa Livia, siswi MTs Assalam Salem yang berada di Desa/Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes.
Kendati lokasi sekolahnya terbilang berada di pinggiran tepatnya wilayah perbatasan Brebes Selatan yang menyambungkan Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Cilacap serta Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Kuningan, putri pasangan Ristiono dan Cumsih ini mampu membuktikan prestasi dan daya saingnya dengan mengukuhkan diri menjadi wakil Kabupaten Brebes ke tingkat Provinsi Jawa Tengah kategori Matematika Terintegrasi ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM).
Atas raihan tersebut, Plt Kepala Mts Assalam Salem, Siti Waisah mengaku sangat bangga dan bersyukur. Dia berharap, anak didiknya tersebut dapat kembali membuktikan prestasinya di tingkat provinsi yang akan digelar Agustus 2019 mendatang.
"Alhamdulillah. Kami tentu saja bersyukur. Semoga hal ini dapat memberikan motivasi dan semangat lebih bagi keluarga besar Mts Assalam Salem di masa mendatang. Keberhasilan Phalosa Syifa Livia yang berhasil menjadi perwakilan dari Kabupaten Brebes juga menjadi gambaran MTs Assalam Salem mampu bersaing khususnya di tingkat kabupaten," ujarnya.
Siti Wasiah menambahkan, ke depan tentu saja menjadi tantangan besar bagaimana MTs Assalam untuk terus berprestasi di berbagai bidang lainnya. "Semoga di masa mendatang kami akan terus dan terus melahirkan prestasi-prestasi di bidang lainnya," tandasnya.
Sebelumnya, sebanyak 1.500 siswa terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Brebes turut mengikuti Kompetensi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Brebes, Sabtu (20/7/2019)
Kegiatan yang digelar sebagai ajang memilih siswa berprestasi ini melombakan beberapa cabang.
Untuk cabang lomba di tingkat MI ada dua yakni Matematika Integrasi PAI dan IPA integrasi PAI. Sedangkan cabang lomba di MTs dengan cabang lomba IPA, Matematika, dan IPS yang integrasi dengan PAI. Sementara cabang lomba MA masing-masing matematika, kimia, fisika, biologi, geografi, dan ekonomi yang juga teringrasi dengan PAI,".
Lomba mata pelajaran yang terintegrasi dengan Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan ciri khas dari madrasah di lingkungan Kemenag. KSM ini diadakan dengan dana gotong-royong dari semua madrasah.(*)
Editor : Ghiok Riswoto

