Siswa SDN Tanjung Biru Takkan Lagi Upacara Bendera di Kebun Bambu
Ada kabar baik untuk para siswa SDN Tanjung Biru, Kecamatan Majalaya yang selama ini menggelar upacara bendera dan olahraga di kebun bambu milik warga. Disdik Kabupaten Bandung, sudah meminta pihak sekolah mengajukan proposal pembelian lahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Ada kabar baik untuk para siswa SDN Tanjung Biru, Kecamatan Majalaya yang selama ini menggelar upacara bendera dan olahraga di kebun bambu milik warga. Disdik Kabupaten Bandung, sudah meminta pihak sekolah mengajukan proposal pembelian lahan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana mengatakan, pihak sekolah diminta segera mengajukan proposal pembangunan kepada korwil untuk pengadaan tanah.
Proposal ditujukan ke Koordinator Wilayah (Korwil) di kecamatan dan diteruskan ke Dinas Pendidikan. Kata dia, sekolah tersebut saat program Intruksi Presiden (Inpres) zaman Presiden Soeharto di era tahun 1980 an. Dimana pembangunan sekolah dilakukan tanpa memperhitungkan standar sarana.
"Pihak sekolah mengajukan proposal saja melalui korwil. Nanti kami yang proses selanjutkan. Dulu memang kebutuhannya mendesak anak harus sekolah. Harusnya sambil berjalan, sarpras itu dilengkapi, ada pembebasan atau hibah, itu zaman inpres, percepatan atau aksesibilitas pendidikan," kata Juhana di Soreang, Selasa (17/9/2019).
Juhana juga mendorong agar pihak sekolah segera meningkatkan sarpras. Mengingat sekolah tersebut memang padat siswa. Selain itu, seharusnya pada saat pembangunan gedung perpustakaan pada tahun 2000 lalu itu tidak dibangun ditingkatkan ke atas bukan didirikan di halaman sekolah.
"Perpustakaan itu yang tidak strategis, harusnya vertikal ke atas. Itu juga sekolahnya kecil, harus ada pengembangan lagi," ujarnya.
Juhana melanjutkan, pihaknya siap membeli lahan jika memang ada lahan warga yang akan dijual. Ia juga berjanji akan mengusulkan rencana pembelian lahan itu kepada Bappeda secepatnya.
Sebelumnya diberitakan, Karena tak memiliki lapangan upacara, ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjung Biru di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung setiap Senin menggelar upacara bendera di kebun bambu milik warga. Selain upacara, kegiatan olahraga semua siswa pun dilaksanakan di kebun yang berjarak sekitar 200 meter dari sekolah mereka.
Meski upacara dilaksanakan di kebun bambu, namun ratusan siswa SDN Tanjung Biru ini nampak bersemangat. Usai menyimpan tas di dalam kelas, mereka segera menuju ke kebun bambu milik warga yang selama ini difungsikan sebagai lapangan upacara dan tempat olahraga semua siswa sekolah tersebut.
Memang, sekolah ini luasnya tak terlalu besar, bangunan ruang kelas, ruang guru dan perpustakaan sekolah berdiri diatasnya dan tak ada halaman yang bisa dijadikan tempat kegiatan di luar ruangan.
Namun meski beralasakan tanah merah, ratusan siswa ini nampak semangat mengikuti upacara bendera Senin. Karena tak ada tiang bendera yang permanen, upacara tidak melakukan prosesi pengerekan bendera Merah Putih oleh anggota Paskibra. Namun, bendera Merah Putih telah dipasang disebuah tiang bambu yang di bawahnya diganjal sebuah ember plastik bekas cat.
Meski demikian, prosesi penghormatan bendera merah putih dengan diiringi Lagu Indonesia Raya tetap dilakukan dengan khidmat.
Upacara bendera ini dipimpin oleh Kepala SDN Tanjung Biru Solehudin. Usai memimpin upacara, Setelah memimpin upacara bendera, Solehudin memberikan amanat dan mengajak siswanya agar belajar lebih giat.(rd dani r nugraha).
Editor : Bsafaat

