SLBN A Pajajaran Bandung Belum 100 Persen PTMT, Ini Penyebabnya
Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Kota Bandung belum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen full
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN- Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Kota Bandung belum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen full, hanya baru 75 persen. Lantaran, siswa-siswi tersebut ada yang dari luar kota.
Mereka harus di skrining atau di pantau terlebih dahulu kondisi kesehatannya, kemudian setelah itu jika tidak terjadi apa-apa, minggu depan siswa-siswi tersebut bisa melaksanakan PTM 100 persen.
"Sakarang ini uji coba dulu 75 persen siswa-siswi yang masuk. Kita kan punya tiga jenjang, SD, SMP dan SMA. Tapi artinya, PTMT nya sudah mulai dari tanggal 10 Januari 2022 kemarin," ujar Humas SLBN A Pajajaran Tri Bagio, 12 Januari 2022.
Baca Juga: Victor Igbonefo dan Nick Kuipers Comback Persib Bandung, Bali United Tak Terkejut
Dia mengatakan, untuk mencapai 100 persen, pihak sekolah memiliki aturan. Pertama, mereka siswa-siswi dan guru sudah divaksin terlebih dahulu, baik vaksin yang pertama dan kedua. Kedua, terkait kondisi lingkungan atau zona area.
"Ketika dinyatakan 100 persen, kita buka full dengan syarat-syarat yang tadi, termasuk prokes yang sangat ketat," ucap Tri Bagio.
Secara pelaksanaan implementatif, lanjut dia, pihak sekolah sudah sangat siap dengan PTM. Dirinya memiliki jadwal reguler seperti tatap muka sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: DPRD Kota Bandung Minta Dishub Lebih Rajin Tindak Parkir Liar
"Makanya kita siapkan skema jadwalnya ada tiga, jadwal full reguler, yang satu hari itu bisa 7 sampai 8 jam pelajaran. Kedua, jadwal PTMT, itu seharinya hanya 6 jam, dan yang ketiga, jika PPKM level 2, 3 dan 4, bisa menggunakan satu harinya 2 jam pelajaran. Kita siapkan 3 alternatif skema itu," paparnya.
Editor : inilahkoran

