Social Distance Itu Bukan Nggak Boleh ke Pasar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi contoh agar masyarakat memahami social distance. Social distance bukan berarti tidak boleh melakukan hal apapun. Hal itu dia tunjukan saat mengunjungi Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (17/3/2020) pagi.

Social Distance Itu Bukan Nggak Boleh ke Pasar

INILAH, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi contoh agar masyarakat memahami social distance. Social distance bukan berarti tidak boleh melakukan hal apapun. Hal itu dia tunjukan saat mengunjungi Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (17/3/2020) pagi.

Menurut Ridwan Kamil social distance adalah menjaga jarak semaksimal mungkin dan tidak boleh melakukan kegiatan yang sifatnya tersier dan tidak wajib. Sementara pergi ke pasar untuk membeli bahan pokok merupakan kebutuhan yang sifatnya wajib. 

"Social distance bukan berarti nggak boleh melakukan apapun," ujar Ridwan Kamil. 

Meski begitu, dia mengimbau agar warga tetap menjaga jarak dan berbelanja secepat mungkin. "Jaga jarak, jangan terlalu dekat, kalau sudah tak enak badan gunakan masker," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga menekankan social distance merupakan wujud partisipasi masyarakat untuk mencegah pandemi corona yang kini sudah menyebar di dunia, termasuk Jabar.

"Kami nggak minta apa-apa, kerjakan hal-hal produktif di rumah. Insya Allah masalah cepat selesai," katanya. 

Pada kesempatan ini Emil didampingi sang istri, Atalia Praratya Kamil dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar, M Arifin Soendjayana, meninjau dan berbincang langsung dengan para pedagang di pasar tradisional itu untuk memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat. 

"Di pagi ini, kami mengecek secara umum (kebutuhan pokok masyarakat). Harga masih terkendali, kecuali gula pasir yang biasanya Rp12.000 (per kilogram), sekarang Rp17.000 per kilogram," katanya.

Namun menurut dia, saat ini pasokan gula pasir sudah lancar setelah sempat langka lantar impor terhambat. Emil juga mengimbau seluruh warga Jabar agar tidak belanja berlebihan (panic buying) di tengah situasi pandemi Corona ini. Dia memastikan, stok dan distribusi bahan pokok di Jabar masih aman.

"Jadi, warga jangan panic buying dalam situasi pandemi Corona virus ini. Normal-normal saja, kami pastikan sembako lancar dan aman," pungkasnya. (riantonurdiansyah) 
 


Editor : Zulfirman