Song Mino WINNER Diduga Dapat Perlakuan Istimewa Selama Wajib Militer, Berikut Buktinya

Song Mino WINNER diselidiki telah mendapat perlakuan khusus selama wajib militer, mulai dari rambut yang panjang hingga jarak ke tempat kerja yang dekat.

Song Mino WINNER Diduga Dapat Perlakuan Istimewa Selama Wajib Militer, Berikut Buktinya
Song Mino WINNER.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, Song Mino WINNER jadi sorotan karena diduga melakukan kelalaian Kerja selama Wajib militer.

Klaim telah muncul tentang tempat Tugas Wajib militer Song Mino WINNER yang dipindahkan lebih dekat ke rumahnya dan diberikan hak istimewa parkir khusus.

Baru-baru ini, mantan reporter hiburan-YouTuber Lee Jin Ho mengunggah sebuah video berjudul 'Apakah Song Mino Makhluk Surgawi? Saya Mengunjungi Tempat Kerjanya, Di Mana Dia Dikabarkan Mengendarai Mobil Super ke Tempat Kerja'.

Lee Jin Ho mengawali dengan menyinggung Rambut panjang Song Mino WINNER selama Wajib militer.

“Dulu, peraturan untuk pegawai negeri menetapkan bahwa Rambut tidak boleh menutupi alis, telinga, atau kerah baju, dan gaya Rambut, anting, atau pewarnaan berlebihan yang menyebabkan ketidaknyamanan dilarang," jelas Lee Jin Ho.

"Namun, aturan tersebut kini telah berubah dan hanya menyatakan bahwa 'penampilan dan busana harus rapi'."

"Meskipun sekarang tidak ada batasan khusus mengenai panjang Rambut, ada perbedaan signifikan antara aturan 'penampilan rapi' dan penampilan Song Mino yang sebenarnya,” terangnya.

Lee Jin Ho kemudian menyelidiki “manfaat tak terlihat” seputar penugasan kembali lokasi Kerja Song Mino WINNER.

“Petugas layanan publik terkadang ditugaskan di tempat Kerja yang dekat dengan tempat tinggal mereka, yang mungkin menjelaskan mengapa penugasan pertama Song Mino adalah Seoul Mapo Facility Management Corporation, yang hanya berjarak 2,1 kilometer dari rumahnya," ujarnya.

"Namun, pada bulan Maret tahun ini, tempat kerjanya tiba-tiba diubah ke Mapo Resident Convenience Facility, yang bahkan lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” sambungnya.

Lee Jin Ho mencatat, “sistem ini memungkinkan pekerja layanan publik untuk meminta penugasan ulang, tetapi itu bukan sesuatu yang mudah diakses oleh semua orang.”

Dia menambahkan, “sebuah sumber mengklaim bahwa Song Mino awalnya dianggap tidak layak untuk layanan publik, dan pemecatan direkomendasikan."

"Namun, Song Mino dilaporkan menolak, menyatakan bahwa dia ingin memenuhi kewajiban layanannya. Keputusan ini menyebabkan penugasan ulangnya, dilaporkan karena kesulitan beradaptasi dengan atasan awalnya dan tekanan psikologis.”

Menyoroti kedekatan tempat Kerja baru tersebut, Lee Jin Ho berkata, “tempat Kerja pertama berjarak 22 menit perjalanan dengan transportasi umum dari rumahnya."

"Tempat Kerja yang baru berjarak satu halte bus, jarak yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 14 menit dengan berjalan kaki,” terangnya.***


Editor : Irma Nurfajri