Ramram Mukhlis Ramaikan Bursa Caketum Asprov PSSI Jabar, Begini Sepak Terjangnya

Ramram Mukhlis masuk bursa kandidiat Ketum Asporv PSSI Jabar Periode 2021-2025. Dia kini aktif mengelola dua klub.

Ramram Mukhlis Ramaikan Bursa Caketum Asprov PSSI Jabar, Begini Sepak Terjangnya
Ramram Mukhlis meramaikan bursa Ketum Asprov PSSI Jabar.

INILAHKORAN, Bandung - Bursa kandidat Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat periode 2021-2025 semakin ramai. Kali ini, muncul nama Ramram Mukhlis.

Bahkan secara terang-terangan, Ramram Mukhlis menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang nomor satu di sepak bola Jawa Barat. Alasannya hanya karena kecintaannya terhadap dunia sepak bola. Terlebih, saat ini dia aktif mengelola dua klub sekaligus yaitu Fearless FC Bandung (bendahara) dan Bandung Timur FC (pembina).

Berdasarkan pengalamannya itu, Ramram menilai sepak bola Jabar memerlukan banyak sentuhan agar kualitas kompetisi dan pembibitan atletnya semakin membaik. Menurutnya dua hal tersebut harus dikelola dengan baik agar mampu memberi efek domino bagi masyarakat.

Baca Juga: Begini Ungkapan Bahagia Francesco Bagnaia Usai Rajai GP San Marino dan 'Asapi' Fabio Quartararo

"Sepak bola olahraga yang memiliki daya tarik global. Sepak bola adalah kegiatan sosial karena melibatkan banyak orang," ujar Ramram, Selasa 21 September 2021.

Lebih dari itu, menurutnya sepak bola memiliki peran besar dalam membentuk dan mempertahankan nilai, karakter, dan cara hidup bangsa. Selain itu, dia juga menilai organisasi sepak bola di suatu wilayah dapat menjelaskan banyak hal terkait situasi sosial, budaya, politik, maupun ekonomi masyarakatnya.

"Sepak bola kerap menjadi cerminan dari suatu masyarakat," katanya.

Karena itu, dia menyatakan kesiapannya membenahi PSSI Jawa Barat dengan mencalonkan diri sebagai ketua Asprov periode 2021-2025.

"Dengan segala kesungguhan, kemampuan, dan kesanggupan yang saya miliki, berniat membaktikan diri dan mensedekahkan waktu dan pikiran saya untuk kemajuan PSSI Jawa Barat," tambahnya.

Baca Juga: Persib vs Borneo FC, Persija vs Persela, Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Pekan Keempat

Disinggung program kerja apa yang akan diusung, menurutnya pengelolaan yang profesional serta kolaborasi dengan pihak luar menjadi hal utama.

"Rawat organisasi dengan profesionalisme," ujarnya.

Dia pun menilai penting sertifikasi semua unsur terkait mulai dari klub, pelatih, wasit, dan lainnya. Selain itu, PSSI harus berkolaborasi dengan semua pihak luar dalam menciptakan iklim sepakbola yang baik.

Sebagai contoh, menurut dia yang mengusung jargon 'RAMRAM (RAMpingkan biaya kompetisi dan RAMaikan kompetisi)', PSSI perlu kerjasama dengan swasta atau pemerintah dalam menggelar kompetisi di semua tingkatan.

Baca Juga: Kapan Juventus Bisa Move On dari Cristiano Ronaldo?

"Kalau kolaborasi diperluas, biaya kompetisi bisa semakin murah, bahkan bisa gratis," ujar Ramram yang juga merupakan tim komunikasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ramram optimistis setiap kompetisi akan berjalan baik dan berujung pada lahirnya pesepakbola handal. "Makanya perlu inovasi dan terobosan baik dalam pengelolaan, menjalankan, maupun hal-hal administratif di lingkungan Asprov PSSI Jawa Barat," ujar pria berusia 44 tahun itu.***(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran