Taufik Ramsyah Meninggal Dunia, Ini Deretan Pesepak Bola Indonesia yang Gugur di Lapangan
Selain Taufik Ramsyah, inilah deretan pesepak bola Indonesia yang meninggal dunia saat berlaga di lapangan hijau.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kiper Tornado FC Taufik Ramsyah yang berlaga di Liga 3 2021 meninggal dunia usai mengalami benturan di kepala.
Taufik Ramsyah mengalami benturan saat membela Tornado FC dalam laga kontra Wahana FC di babak 16 besar Liga 3 2021.
Insiden benturan yang dialami Taufik Ramsyah terjadi dalam duel Tornado FC vs Wahana FC di Stadion Universitas Riau, Sabtu 22 Desember 2021.
Sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit, Taufik Ramsyah meninggal dunia pada Selasa 22 Desember 2021 malam WIB.
Baca Juga: Kronologi Kiper Liga 3 Tornado FC Taufik Ramsyah Meninggal Dunia Usai Alami Benturan di Kepala
"Penjaga gawang masa depan sepak bola riau. Yang sejak kecil mencintai olahraga ini. Momen terakhirnya saat sedang mengawal gawangnya dan melakukan profesi yang amat dicintainya ini," tulis Tornado FC di akun Instagram.
Taufik Ramsyah bukanlah pesepak bola pertama yang meninggal dunia di lapangan dalam laga resmi kompetisi Indonesia.
Berikut ini, deretan pesepak bola yang meninggal dunia ketika membela klubnya di pertandingan resmi:
Choirul Huda
Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia pada 15 Oktober 2021 lantaran mengalami benturan dalam laga melawan Semen Padang, 15 Oktober 2017.
Choirul Huda ketika itu hendak mengamankan bola dari pemain Semen Padang, Marcel Sacramento.
Nahas tak terhindarkan, Choirul Huda malah mengalami benturan di bagian dada lantaran kena hantam kaki rekannya sendiri, Ramos Rodrigues.
Usai mengalami benturan, Choirul Huda langsung ambruk tak sadarkan diri.
Baca Juga: Gol Tandang Tak Berlaku dalam Semifinal Piala AFF 2020 Timnas Indonesia vs Singapura
Dia dilarikan ke RSUD dr Soegiri namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB.
Eri Irianto
Insiden ini membuat geger kancah sepak bola Indonesia.
Eri Irianto yang pernah memecahkan rekor sebagai pemain termahal di Indonesia, meninggal dunia ketika membela Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta, 3 April 2000.
Eri Irianto diduga mengalami serangan jantung lantaran tiba-tiba kolaps setelah berbenturan dengan Samson Noujine Kinge.
Eri Irianto meninggal dunia di RSUP Dr. Soetomo pada usianya yang baru 26 tahun.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura, Semifinal Piala AFF 2020
Akli Fairuz
Striker Persiraja Akli Fairuz meninggal dunia setelah terkena bola hasil sepakan kiper PSAP Sigli, Agus Rohman dalam laga Divisi Utama Liga Indonesia, 10 April 2015.
Agus Rohman hendak membuang bola namun nahas lantaran bola sepakannya malah terkena bagian perut Akli Fairuz.
Akli Fairuz tumbang sembari mengerang kesakitan hingga harus dilarikan ke RS Zainal Abidin.
Selama seminggu mendapatkan perawatan intensif di RS, Akli Fairuz meninggal dunia akibat mengalami luka serius di bagian dalam perutnya.
Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2020, Shin Tae yong Beri Wejangan Ini
Jumadi Abdi
Ini salah satu kematian pesepak bola yang membuat geger tanah air.
Gelandang PKT Bontang Jumadi Abdi wafat usai terkena terjangan kaki pemain Persela Lamongan Deny Tarkas, 7 Maret 2009 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009/2010.
Jumadi Abdi sempat menjalani operasi di Rumah Sakit tetapi luka dalam yang dialaminya terlalu serius.
Selama sepekan mengalami koma di RS, Jumadi Abdi pun meninggal pada 15 Maret 2009.
Insiden ini memicu kontroversi lantaran Deny Tarkas yang dinilai melakukan pelanggaran brutal hanya mendapatkan hukuman kartu kuning dalam laga tersebut.
Editor : inilahkoran


