Sudah Lapor ke Kapolda, Dedi Mulyadi Tanggapi Video Dugaan Pemalakan di Mande

Dedi Mulyadi menanggapi video dugaan pemalakan yang terjadi di Mande, Batujajar, Bandung Barat yang viral di media sosial.

Sudah Lapor ke Kapolda, Dedi Mulyadi Tanggapi Video Dugaan Pemalakan di Mande
Dedi mulyadi tanggapi terkait video dugaan pemalakan di Mande

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menanggapi terkait video dugaan pemalakan di Mande, Batujajar Kabupaten Bandung Barat yang viral di media sosial.

Dalam unggahan terbarunya di Instagram, Dedi Mulyadi tidak membenarkan aksi premanisme dan pemalakan seperti yang ada di video tersebut.

Dedi Mulyadi juga mengaku sudah menyampaikan aksi dugaan premanisme tersebut ke Kapolda Jabar.

"Premanisme, pemalakan pengrusakan adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir," ujar Dedi Mulyadi, Kamis 15 Oktober 2026.

"Saya sudah menyampaikan masalah ini Kapolda Jabar dan saya yakin dalam waktu yang tidak lama pelakunya akan ditangkap," lanjutnya.

Di sisi lain, Dedi mengapresiasi pengunggah video yang berani mengungkapkan ke media sosial soal dugaan pemalakan tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih pada warga yang berani mengupload dan melawan berbagai bentuk tindakan yang merugikan kenyalaman dan keselamatan setiap warga," tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Dedi juga menyampaikan permintaan maaf karena aksi premanisme hingga pemalakan masih terus terjadi di wilayah hukum Jawa Barat.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya atas kejadian ini di wilayah hukum Provinsi Jawa Barat, hatur nuhun," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, viral video dugaan premanisme yang terjadi di Mande, Batujajar pada Rabu 14 Oktober 2026.

Dalam video yang diunggah di Instagram @rabbaniprofesorkerudung, pria yang diduga melakukan pemalakan tersebut meminta uang kepada sopir.

Pelaku juga melontarkan kata-kata kasar karena tidak diberi uang hingga akhirnya merusak spion mobil.

Hingga kini video tersebut telah mendapat atensi publik di media sosial dan pelaku tengah diburu.


Editor : Firda Rachmawati