Video Dugaan Pemalakan UMKM di Ngamprah Viral, Polsek Padalarang Lakukan Mediasi

Rekaman video pemalakan mengatasnamakan warga viral saat dua orang tak dikenal mendatangi pemilik usaha UMKM di Ngamprah KBB

Video Dugaan Pemalakan UMKM di Ngamprah Viral, Polsek Padalarang Lakukan Mediasi
Potongan video seorang pria yang diduga tengah memalak pemilik UMKM di Ngamprah, KBB viral, Senin (6/7/2026). Saat ini antara terduga pelaku dan pemilik usaha tengah melakukan mediasi di Polsek Padalarang. Foto tangkapan layar video di Medsos.

INILAHKORAN.ID - Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap pelaku usaha perajin kayu di kawasan Gapura Cikandang, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebar luas dan memantik kemarahan publik di media sosial, Senin (6/7/2026).

Video yang diunggah berbagai akun Instagram itu memperlihatkan adu mulut yang memanas antara pemilik usaha dengan dua orang pria yang diduga meminta sejumlah uang, hingga salah satu pelaku menyuarakan kalimat yang mengandung penekanan keberadaannya sebagai warga setempat.

Dalam rekaman tersebut terlihat jelas ketegangan muncul setelah permintaan uang ditolak oleh pemilik usaha. Salah satu pria terdengar berkata, 

“Lu marah-marah sama gue, lu melotot sama gue, lu orang mana, gue orang pribumi,” yang kemudian menjadi sorotan tajam warganet.

Kejadian ini semakin menguatkan anggapan praktik pungutan liar masih menjadi momok yang mengancam kenyamanan dan keamanan berusaha di wilayah tersebut, bahkan disebut bukan kejadian pertama kalinya oleh sejumlah warga.

Pemilik usaha yang merasa dirugikan telah melaporkan peristiwa ini kepada pengurus RT setempat dan pihak kepolisian guna mendapatkan perlindungan hukum serta mencegah kejadian serupa menimpa pelaku usaha lain.

Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak sedang menjalani proses mediasi di Kantor Polsek Padalarang, wilayah hukum Polres Cimahi, namun belum ada keterangan resmi mengenai hasil kesepakatan maupun penetapan status hukum para pihak yang terlibat.

Warganet pun berbondong-bondong meminta aparat bertindak tegas dan konsisten menindak setiap bentuk pemerasan yang memberatkan pelaku UMKM.

“Mohon ditindaklanjuti Pak Kapolres, demi rasa aman pengusaha di wilayah ini,” tulis salah satu netizen, sementara yang lain menegaskan bahwa mencari penghasilan seharusnya dilakukan dengan cara yang halal dan tidak merugikan orang lain. Seluruh dugaan dalam kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan lanjut dari pihak berwenang.


Editor : Ahmad Sayuti