Sudah Tidak Ada Lagi Kendala, Disdik Jabar Harap Pendaftaran SPMB 2025 Lancar Sampai Selesai

Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama sudah tidak ada lagi kendala gangguan, seperti yang terjadi di hari pertama dan kedua.

Sudah Tidak Ada Lagi Kendala, Disdik Jabar Harap Pendaftaran SPMB 2025 Lancar Sampai Selesai
Purwanto berharap, proses pendaftaran SPMB 2025 jenjang SMA, SMK dan SLB di Provinsi Jawa Barat dapat berjalan lancar hingga masa pendaftaran tahap pertama di 16 Juni 2025 berakhir.

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap pertama sudah tidak ada lagi kendala gangguan, seperti yang terjadi di hari pertama dan kedua.

Purwanto berharap, proses pendaftaran SPMB 2025 jenjang SMA, SMK dan SLB di Provinsi Jawa Barat dapat berjalan lancar hingga masa pendaftaran tahap pertama di 16 Juni 2025 berakhir.

"SPMB 2025 ini lancar ya di hari sekarang. Semua pendaftar bisa masuk lewat sistem dan mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai rencana sampai tanggal 16. Tidak ada kendala kecuali di hari pertama, hari kedua. Tidak ada persoalan dengan sistem kita, dengan IT kita," ujar Purwanto di SMAN 1 Kota Bandung, Jumat 13 Juni 2025.

Soal gangguan di hari pertama dan kedua, dimana para pendaftar kesulitan mengakses laman situs SPMB 2025, dia menerangkan sejatinya sebelumnya sempat diuji coba dua kali, dengan menyinkronisasi antara aplikasi dan server.

Namun menurutnya, ketika itu belum teruji sepenuhnya. Sehingga ketika proses pendaftaran dilaksanakan dan membludak, mungkin ada yang belum diantisipasi.

"Kemarin itu kita sebenarnya sudah uji coba dua kali. Kemarin itu ada sinkronisasi lah ya antara aplikasi dengan server yang disimpan di Diskominfo. Jadi ada harmonisasi yang waktu itu di uji coba. Kalau diuji kan enggak real trial, karena kan orang langsung, jadi itu saja," ucapnya.

Terlepas dari itu, Purwanto merasa bersyukur karena kendala sudah bisa diatasi, sehingga pendaftaran SPMB 2025 dapat berjalan lancar.

"Tapi Alhamdulillah sudah bisa diatasi dan sekarang sudah beres, bisa berjalan dengan lancar di semua tempat. Saya sudah pantau di semua kabupaten/kota sudah lancar," kata dia.

Guna mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, dia mengaku akan terus melakukan evaluasi supaya ke depan masalah yang sama tidak terjadi lagi.

"Iya, nanti kita kembangkan, kita terus evaluasi ya dari kejadian tahun ini. Kita akan lihat nanti pengembangan berikutnya. Ini kan sekarang sudah terintegrasi dengan Diskominfo," ucapnya.

Sementara mengenai dugaan kecurangan hingga hari keempat pelaksanaan SPMB 2025, Purwanto mengaku belum ada temuan dan laporan.

Namun dia memastikan, bila ada temuan maka oknum pendaftar bakal langsung didiskualifikasi.

"Saya belum menemukan, karena nanti kalau ada praktik-praktik kecurangan, kita bisa mendeteksi sebenarnya dan yang curang-curang ini akan kita anulir. Akan kita anulir, akan kelihatan dan nanti kita akan anulir karena tidak sesuai dengan peraturan," tegasnya.

Pada SPMB 2025 jenjang SMA dan SMK, total ada 322 ribu kuota yang disiapkan untuk sekolah negeri.

"Untuk swasta itu, sekitar 100 ribuan daya tampungnya," tuturnya.

Pada SPMB 2025 ini lanjut Purwanto, disediakan untuk jalur domisili 35 persen, mutasi 5 persen, afirmasi 30 persen dan ini dilaksanakan pada tahap pertama.

Sedangkan sisanya, 30 persen akan dimaksimalkan pada tahap dua untuk jalur prestasi.


Editor : Doni Ramdhani