Didiskualifikasi Jalur Domisili SPMB 2025, 10 Calon Siswa SMAN 3 Bandung Diminta Mengundurkan Diri
Sebanyak 10 calon siswa yang ketahuan memalsukan alamat di jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap 1, tujuan SMAN 3 Bandung telah didiskualifikasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 10 calon siswa yang ketahuan memalsukan alamat di jalur domisili pada Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB 2025 tahap 1, tujuan SMAN 3 Bandung telah didiskualifikasi.
Evaluasi telah dilakukan dan 10 calon siswa tersebut diminta mengundurkan diri dari penerimaan jalur domisili ke SMAN 3 Bandung pada SPMB 2025.
Ketua SPMB SMAN 3 Bandung Zaenal Asikin menyampaikan, dalam pelaksanaan SPMB 2025 tahap 1 pihaknya memutuskan untuk tidak meloloskan 10 orang calon siswa karena terindikasi melakukan kecurangan dengan cara menyalahgunakan alamat.
Hal itu diketahui, setelah Panitia Penyelenggara SPMB SMAN 3 menerima sebanyak 32 aduan dari masyarakat selama masa sanggah SPMB 2025 tahap 1.
"Kami sudah verifikasi ulang karena ada aduan dari masyarakat, hasilnya punsudah dikirim melalui link di Dinas Pendidikan, kami memutuskan, melaporkan 10 orang untuk mengundurkan diri, jadi bukan mendiskualifikasi melainkan menyarankan mereka untuk mengundurkan diri dan mereka menyetujui. Jadi laporan itu disertai dengan surat pengunduran diri," kata Zaenal saat dikonfirmasi, Rabu 25 Juni 2025.
Zaenal menambahkan, saran untuk mengundurkan diri bagi 10 calon siswa tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan, agar mereka bisa mendaftarkan diri kembali di SPMB 2025 tahap 2, tentu dengan tetap mengikuti ketentuan dan syarat yang berlaku.
Walaupun kata Zaenal, sejauh ini 10 calon siswa yang kedapatan melakukan kecurangan belum kembali melakukan pendaftaran ke SMAN 3 Bandung.
"Sementara ini belum terlihat (kembali mendaftar)," ucapnya.
Pada SPMB 2025 tahap 1, SMAN 3 Bandung telah menerima sebanyak 233 siswa dari total pendaftar sebanyak 433 calon siswa.
Sedangka dalam masa pendaftaran SPMB tahap 2 2025, SMAN 3 Bandung sedang memverifikasi sebanyak 57 pendaftar sementara, dimana 5 pendaftar diantaranya sudah selesai diperiksa.
"Yang dikembalikan atau perlu diperbaiki itu ada 9, kemudian dari jalur prestasi yang non akademiknya, itu yang belum diperiksa ada 14 orang, yang sudah sesuai belim ada, kemudian yang perlu diperbaiki 3 orang," kata Zaenal.
Menurut dia, kendala dalam proses pelaksanaan SPMB kali ini masih serupa dengan pelaksanaan SPMB tahap pertama dimana di hari pertama pembukaan sempat terjadi down hingga aplikasi tidak dapat diakses selama beberapa jam.
"Troublenya kemarin, pagi sampai dengan jam 09.00 WIB lancar, jam 10.00 WIB down sampai sekitar jam 13.00 WIB, makannya data hang kemarin menumpuk sekarang," ucapnya.
Meski demikian, pada hari berikutnya aplikasi SPMB sudah dapat diakses dengan lancar tanpa ada kendala.
"Alhamdulillah hari ini sudah lancar aplikasi bisa diakses, hanya hari pertama saja beberapa jam," terangnya.
Sebagai informasi, pelaksanaan pendaftaran SPMB tahap II dimulai pada tanggal 24 Juni dan akan berakhir pada tanggal 1 Juli 2025. Adapun proses tes CAT dalam jalur akademik akan berlangsung pada tanggal 3-4 Juli 2025.
"Untuk yang susulan karena tidak bisa hadir di tanggal tersebut tanggal 7 Juli," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani


