Integritas Pemprov Jabar Dipertaruhkan di SPMB 2025, Sekda Herman Minta Tidak Ada Kecurangan
Pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA dan SMK di Provinsi Jawa Barat, pada tahap pertama telah rampung di 16 Juni 2025 lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA dan SMK di Provinsi Jawa Barat, pada tahap pertama telah rampung di 16 Juni 2025 lalu.
Hari ini, SPMB 2025 tahap kedua telah dibuka, dimana Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengimplementasinya tes Computer Assisted Test (CAT) terstandar.
Tahap dua ini akan berlangsung hingga 1 Juli 2025 mendatang, dimana pada jalur prestasi ini dialokasikan kuota untuk SMA 30 persen dan SMK 35 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar Herman Suryatman mengatakan, pada SPMB 2025 ini, integritas mereka turut dipertaruhkan. Maka dari itu, dia meminta tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh lingkungan ASN Pemprov Jabar.
"Kunci kan ada di panitia dan kami sudah semaksimal mungkin mengedukasi. Kemudian di sisi yang lain jug, kami siapkan pakta integritas dan sudah ditandatangani oleh semua panitia. Ini pertaruhan untuk kita semuanya," ujar Sekda Herman di Kota Bandung baru-baru ini.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kata dia, telah meminta agar semua tindak kecurangan di SPMB 2025 ini dapat ditindak secara tegas.
"Pak Gubernur akan memberikan tindakan yang tega, apabila ada yang curang, tidak boleh curang," ucapnya.
Terlebih lanjut Sekda Herman, tidak boleh ada kecurangan di sektor pendidikan karena menyangkut masa depan Indonesia.
"Apalagi pendidikan adalah dunia idealisme, masa depan kita kan dimulai dari pendidikan," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

