Masuki Tahap 2 Daftar Ulang SMPB 2025, SMKN 3 Cimahi Terima 670 Siswa Baru Termasuk Program PAPS

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 untuk jenjang SMA/SMK telah memasuki tahap 2 daftar ulang.

Masuki Tahap 2 Daftar Ulang SMPB 2025, SMKN 3 Cimahi Terima 670 Siswa Baru Termasuk Program PAPS
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 untuk jenjang SMA/SMK telah memasuki tahap 2 daftar ulang.

INILAHKORAN, Cimahi – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 untuk jenjang SMA/SMK telah memasuki Tahap 2 daftar ulang.

Para orang tua dan siswa masih berjibaku untuk memastikan anak-anaknya melaksanakan seluruh tahapan untuk bisa mengikuti kegiatan belajar pada tahun 2025/2026 di sekolah pilihannya masing-masing.

Di SMKN 3 Cimahi salah satunya, sebanyak 670 siswa baru yang diterima memadati sekolah yang berlokasi di Jalan Permana Tim. No.2, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi ini.

Termasuk, kuota tambahan dari program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Diketahui, PAPS merupakan program yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang berisiko putus sekolah lantaran keterbatasan ekonomi atau hambatan sosial lainnya.

“PAPS adalah program afirmatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan Gubernur. Tujuannya untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak yang berada dalam kondisi rentan,” kata Ketua Pelaksana SPMB SMKN 3 Cimahi, Wiwik Wahyuni, Kamis 10 Juli 2025.

Wiwik menilai, adanya penambahan kuota siswa juga berdampak pada peningkatan jumlah siswa per kelas. "Karena dari sebelumnya 36 menjadi 42 orang per kelas," ucapnya.

Wiwik mengakui, pelaksanaan SPMB tahun 2025 ini sempat mengalami kendala teknis di tahap awal, terutama dalam hal akses ke server. 

Kendati demikian, pihaknya mengklaim secara keseluruhan proses berjalan lancar, terutama pada tahap kedua yang dinilai lebih tertib oleh pihak sekolah.

“Kendala hanya terjadi di awal karena server, tapi secara umum pelaksanaan berlangsung cukup baik,” ujarnya.

Diakui Wiwik, pihak sekolah tidak menerima banyak keluhan dari masyarakat selama pelaksanaan SPMB.

"Mayoritas mereka mempertanyakan hanya terkait prosedur perpindahan jalur dari SMA ke SMK," imbuhnya.

Setelah proses daftar ulang selesai, sambung Wiwik, sekolah bakal melanjutkan agendanya, yakni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Kegiatan MPLS nantiakan dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat," ucapnya.

Salah seorang siswa baru yang lolos pada pendaftaran SPMB 2025, Zahra Nabila Putri (15) mengaku senang dan lega lantaran dirinya berhasil masuk ke jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB).

“Senang banget, lega rasanya bisa masuk jurusan yang diinginkan,” kata Zahra.

Zahra beralasan memilih jurusan MPLB lantaran dirinya tertarik pada dunia digital dan teknologi perkantoran yang kian relevan dengan era saat ini.

“Karena banyak pekerjaan sekarang yang berbasis komputer, jadi saya ingin mendalami bidang ini,” ucapnya.*** 


Editor : JakaPermana