Semen Padang FC Tolak Regulasi 11 Pemain Asing: “Ngapain Dibayar Mahal Kalau Hanya Duduk di Tribun”

Semen Padang FC secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap regulasi baru yang dirancang oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait komposisi pemain asing untuk musim depan.

Semen Padang FC Tolak Regulasi 11 Pemain Asing: “Ngapain Dibayar Mahal Kalau Hanya Duduk di Tribun”
Semen Padang FC Tolak Regulasi 11 Pemain Asing: “Ngapain Dibayar Mahal Kalau Hanya Duduk di Tribun”

INILAHKORAN, Bandung – Semen Padang FC secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap regulasi baru yang dirancang oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait komposisi pemain asing untuk musim depan.

Dalam aturan tersebut, klub diizinkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing, dengan maksimal delapan orang bisa masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) di setiap pertandingan.

Asisten Manajer Semen Padang FC, Maskur Rauf, menjelaskan bahwa pihaknya termasuk salah satu dari sembilan klub yang tidak setuju dengan komposisi tersebut.

“Kemarin itu ada dua versi, Semen Padang termasuk salah satu klub yang menolak komposisi pendaftaran 11 pemain asing dan delapan di antaranya bermain,” ujar Maskur dikutip dari ANTARA.

Namun, Maskur menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak sepenuhnya kehadiran pemain asing. Bila delapan pemain asing yang didaftarkan diperbolehkan seluruhnya bermain setiap laga, maka Semen Padang akan mendukung penuh regulasi tersebut.

“Jadi ngapain kita bayar dia (pemain asing) mahal-mahal kalau hanya duduk di tribun,” tegas Maskur. “Ngapain kita bayar dia (pemain asing) mahal-mahal kalau hanya duduk di tribun,” lanjutnya.

Semen Padang juga menyatakan tetap menghormati klub-klub yang mendukung kebijakan baru, seperti Persib Bandung, yang musim depan akan tampil di kompetisi Asia.

Dukungan terhadap klub seperti Persib dianggap wajar karena mereka membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi padatnya jadwal.

Pelatih kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida, turut menyuarakan pandangannya terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, komposisi delapan pemain asing yang bisa bermain di setiap laga sudah cukup ideal.

“Menurut saya, delapan pemain asing bisa bermain setiap laga itu sudah cukup,” ujar Almeida singkat.

Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa mulai musim depan, klub-klub di Super League — nama baru Liga 1 — diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing tanpa batasan wilayah (Asia atau non-Asia).

Regulasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing kompetisi domestik.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan