Komisi IV DPRD Kota Bogor Buka Posko Pengaduan, Jaga Keadilan dan Transparasi SPMB 2025

Komisi IV DPRD Kota Bogor membuka posko pengaduan terkait dugaan kecurangan dalam proses SPMB 2025 tingkat SD hingga SMA di Kota Bogor. 

Komisi IV DPRD Kota Bogor Buka Posko Pengaduan, Jaga Keadilan dan Transparasi SPMB 2025
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ence Setiawan menegaskan, posko ini dibentuk sebagai bentuk kepedulian wakil rakyat untuk menjaga keadilan dan transparansi dalam SPMB 2025. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Komisi IV DPRD Kota Bogor membuka posko pengaduan terkait dugaan kecurangan dalam proses SPMB 2025 tingkat SD hingga SMA di Kota Bogor. 

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ence Setiawan menegaskan, posko pengaduan ini dibentuk sebagai bentuk kepedulian wakil rakyat untuk menjaga keadilan dan transparansi dalam SPMB 2025.

"Ya, warga yang menemukan indikasi kecurangan dalam SPMB 2025, silakan datang langsung ke posko pengaduan di ruang Komisi IV DPRD Kota Bogor," ungkap Ence kepada wartawan pada Rabu 2 Juli 2025.

Ence menjelaskan, masyarakat diminta menyertakan bukti valid saat melapor agar DPRD dapat menindaklanjuti dan memberikan rekomendasi sanksi kepada instansi terkait melalui Pemkot Bogor.

"Jadi, kalau terbukti, kami akan panggil Dinas Pendidikan (Disdik) dan mengusulkan kepada wali kota agar oknum-oknum yang terlibat dicopot dari jabatannya," jelas Ence.

Ence menegaskan, pentingnya integritas dalam proses SPMB, terutama terkait akal-akalan domisili dan penyalahgunaan jalur prestasi (japres).

"Jadi, SPMB harus dijalankan secara adil tanpa manipulasi data. Kami imbau masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan jika ada rombongan belajar (rombel) yang kelebihan siswa setelah pendaftaran resmi ditutup," tegasnya.

Ence menekankan, untuk Disdik dan Disdukcapil memperketat pengawasan administrasi, terutama terkait domisili dan dokumen kependudukan, guna mencegah kecurangan serupa seperti tahun-tahun sebelumnya.

Diketahui, ada sebanyak 7.002 orang siswa di Kota Bogor tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Pengumunan hasil seleksi SPMB Kota Bogor dapat di lihat via online melalui website spmb.kotabogor. 

Tercatat 13.726 siswa yang mendaftar dalam SPMB 2025. Sementara untuk daya tampung sekolah hanya 6.724 dari 23 sekolah negeri dan 75 swasta. Berdasarkan hal itu sebanyak 6.724 siswa yang bisa melanjutkan sekolah di negeri. Sedangkan sebanyak 7.002 orang siswa tidak bisa melanjutkan atau tidak lolos dalam SPMB.

Pengumuman tersebut sudah final dan mengikat karena sudah menjadi keputusan berdasarkan jalur yang menjadi pendaftaran seperti domisili jalur prestasi ataupun afirmasi. Disdik Kota Bogor sudah menyiapkan server dengan penambahan 4 unit sehingga masyarakat bisa mengakses untuk mengetahui pengumuman tersebut. 

Disdik Kota Bogor masih menjamin keberlangsungan sekolah karena sudah menyalurkan ke pihak swasta untuk pilihan ketiga. Semua sekolah juga sudah mendapatkan petunjuk teknis pelaksanaan jika ada masyarakat yang menanyakan terkait lulus atau tidaknya dalam seleksi tersebut.

Sekadar informasi, proses daftar ulang bagi calon siswa yang dinyatakan lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Bogor resmi dimulai Selasa 1 Juli 2025. Daftar ulang berlangsung selama tiga hari, hingga Kamis 3 Juli 2025 pukul 07.30-14.30 WIB di sekolah tujuan masing-masing. Peserta yang diterima wajib membawa bukti penerimaan dan dokumen asli sebagai syarat daftar ulang.

Bukti penerimaan dapat diunduh melalui akun masing-masing peserta di Aplikasi SPMB. Pengumuman hasil seleksi telah dibuka sejak Senin pukul 14.00 WIB dan dapat diakses melalui laman https://spmb-smp.kotabogor.go.id/sign-in.
 
Panitia mengimbau para orang tua dan peserta untuk tidak menunda proses daftar ulang agar tidak kehilangan hak sebagai calon murid baru. Sebelumnya, rangkaian proses SPMB SMP Kota Bogor 2025 telah berlangsung sejak April, dimulai dari sosialisasi, pembuatan akun, unggah berkas, hingga tes kompetensi prestasi pada 23-26 Juni 2025.


Editor : Doni Ramdhani