Syahrul Gunawan Incar Kursi Dadang Naser

Artis Syahrul Gunawan mendatangi Sekertariat DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bandung di Kecamatan Margahayu, Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan artis yang ngetop lewat sinetron Jin dan Jun pada era 90-an itu untuk menyerahkan berkas formulir pendaftaran bakal calon Bupati Bandung.

Syahrul Gunawan Incar Kursi Dadang Naser
Foto: INILAH/Rd Dani R Nugraha

INILAH, Bandung – Artis Syahrul Gunawan mendatangi Sekertariat DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bandung di Kecamatan Margahayu, Kamis (17/10/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan artis yang ngetop lewat sinetron Jin dan Jun pada era 90-an itu untuk menyerahkan berkas formulir pendaftaran bakal calon Bupati Bandung.

Syahrul mengenakan kemeja lengan panjang biru tua dan celana panjang coklat muda disambut Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung Agus Yasmin beserta jajaran.

"Saya terinspirasi saat pileg kemarin di Kabupaten Bogor. Saat itu saya ingin ada perbaikan sistem dalam pelayanan travel umroh haji agar jangan ada lagi masyarakat yang dirugikan. Selama kukurusukan, membuka cakrawala saya ternyata banyak hal di masyarakat yang harus dibenahi. Kemudian saya juga merasa kalau masuk di eksekutif lebih menarik, lebih punya power, untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik," kata Syahrul.

Syahrul menyatakan, Kabupaten Bandung menjadi pilihan, meskipun belum sepenuhnya mengetahui bebagai permasalahannya, karena melihat potensi luar biasa, di antaranya pertanian, pariwisata, industri.

"Sebagai orang Sunda, saya ingin berkiprah di Kabupaten Bandung. Saya ingin bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.

Syahrul mengakui popularitasnya sebagai artis menjadi salah satu modal untuk mengikuti kontestasi Pilbup Bandung 2020.  Namun dia tidak mau jumawa dengan hanya mengangalkan popularitas. Dirinya harus berkoordinasi dan terus bekerja sama dengan jajaran partai besutan Surya Paloh tersebut.

"Modal sosial kapital memang ada, bukan saya "umaing" (merasa besar) tapi saya tetap harus berkoordinasi dan memerlukan arahan dan dukungan dari  Pak Agus Yasmin dan juga semua masyarakat Kabupaten Bandung," ujarnya.

Menurut Sahrul, niat baiknya untuk maju pada kontestasi Pilbup Bandung 2020 mendapat dukungan dan direspons DPW NasSem Jawa Barat. Kesempatan itu tidak akan disia-siakan dengan kapasitasnya sebagai kader NasDem.

"Dengan kapasitas saya sekarang, saya harus bisa memanfaatkan sebaik-baiknya untuk berkiprah di masyarakat. Persoalan utama di Kabupaten Bandung, kan, soal banjir. Saya akan terus mempelajari ini untuk mencari solusinya," katanya.

Disinggung mengenai posisi sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati, serta kawan koalisi yang nantinya akan dipasangkan, hal itu sepenuhnya keputusan DPP.

"Sama siapa saya nantinya dipasangkan. Itu semua kewenangam DPP, kalau saya disini bersama kawan kawan berusaha saja semaksimalnya," katanya.

Soal isu yang sempat santer terdengar jika dirinya akan berpasangam dengan Gun Gun Gunawan (Wabup Bandung). Ia menampiknya, menurutnya pertemuam dengam Gun Gun saat itu sama sekali tidak ada agenda apapun juga.

"Kang Gun Gun itu sahabat saya, tapi pertemuan itu sama sekali tidak ada agenda politik. Cuma kok jadi ramai, nah dari situ saya penasaran dan cari tahu ke DPW soal potensi dan kemungkinan saya maju di Kabupaten Bandung," ujarnya. (Rd Dani R Nugraha)


Editor : DeryFG