Tahun Depan Kota Bandung Tidak Menambah CCTV

Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyebutkan dari hasil pemantauannya di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 tidak terdapat alokasi dana unt

Tahun Depan Kota Bandung Tidak Menambah CCTV

 

INILAH, Bandung - Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyebutkan dari hasil pemantauannya di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 tidak terdapat alokasi dana untuk penambahan kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV).
Meski begitu, Ema menyatakan harapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk bisa menambah kame‎ra pengintai tak lantas pudar. Karena, kata dia, masih ada peluang mengajukan anggaran tambahan di APBD perubahan.

"Tahun depan itu kalau dilihat dari posisi anggaran belum ada. Tapi, ada peluang bisa diajukan di saat anggaran perubahan. Sebab, dalam APBD murni tidak ada," kata Ema di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Bandung, Senin (3/12).

Menurut Ema, anggaran untuk kamera pengintai sudah dialokasikan pada APBD 2018. Seingatnya, Pemkot Bandung telah menggelontorkan dana sebesar 5 miliar rupiah.

"Tapi, sebenarnya kebutuhan itu (CCTV) sudah ter-cover di 2018,di pos diskominfo anggarannya 5 miliar. Tapi harus dikroscek lagi ya, apakah anggaran itu untuk kebutuhan CCTV atau bukan, saya belum hafal," jelasnya.

Ema kembali menjelaskan bahwa pembuatan RAPBD 2019 berlandaskan pada kebutuhan pokok dari pekerjaan selama 2018. Namun, apabila penilaian wali kota ternyata masih ada pengerjaan yang masih kurang pada 2018, seperti pengadaan kamera pengintai contohnya, bisa kembali ditambah.

"Jadi, anggaran 2019 itu kan harus sesuai dengan kebutuhan yang real. Misalnya dengan yang sudah dieksekusi pada 2018 belum mencukupi maka sesuai dengan instruksi pak wali kota maka kenapa tidak untuk diakomodir lagi," ujarnya.

Meski begitu, Ema mengungkapkan bahwa keberadaan kamera pengintai akan dievaluasi terlebih dahulu sejauh mana efektifitas dan fungsinya. Selanjtnya, penambahan juga diberikan disesuakan dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran.

"Tapi akan dilihat sesuai dengan kebutuhan anggaran. Jadi kita lihat dulu tayang sudah ada di 2018, sudah terpasang dimana saja, jika masih kurang maka bisa ditambah," pungkasnya.

 


Editor : inilahkoran