Tahun Ini, Baznas Kabupaten Bandung Bidik Kumpulkan Rp20 Miliar

Setiap tahunnya, pengumpulan zakat, infak, sedekah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung terus mengalami peningkatan signifikan.

Tahun Ini, Baznas Kabupaten Bandung Bidik Kumpulkan Rp20 Miliar
Ketua Baznas Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengatakan kinerja lembaga yang dipimpinnya terus mengalami kenaikan baik dalam pengumpulun maupun pendistribusian. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN.ID - Setiap tahunnya, pengumpulan zakat, infak, sedekah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung terus mengalami peningkatan signifikan.

Ketua Baznas Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengatakan kinerja lembaga yang dipimpinnya terus mengalami kenaikan baik dalam pengumpulun maupun pendistribusian.

"Dari pengumpulan di tahun 2023 yang awalnya sekitar Rp8 miliar lalu naik menjadi Rp12,5 miliar tahun 2024 dan tahun 2025 naik lagi menjadi Rp17,5 miliar. Harapannya pada 2026 ini bisa mencapai Rp20 miliar," kata Yusuf saat silaturahmi dengan jajaran wartawan Kabupaten Bandung, Rabu 18 Maret 2026.

Menurutnya, Baznas Kabupaten Bandung berfungsi untuk mengumpulkan, mendistribusikan dan membuat pelaporan keuangan dengan baik.

"Prinsip Baznas adalah pengelolaan zakat, infak dan sedekah agar aman secara syariah, aman regulasi dan aman NKRI," ujarnya.

Sedangkan untuk program pendistribusian diberikan kepada lima bidang yakni pendidikan, kesehatan, Pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan kepedulian sosial (bencana).

"Penyaluran dana ZIS untuk komsumtif maupun produktif yakni pemberdayaan ekonomi seperti Z-chickken untuk ayam goreng, z-coffee berupa kopi dan z-cosmetik untuk pemberdayaan kaum ibu di bidang kecantikan," jelasnya.

Bahkan, Baznas Kabupaten Bandung memberikan program Mustahik investor yakni memberikan modal kepada masyarakat kurang mampu, namun dananya dititipkan dan dikelola pengusaha.

"Sistemnya seperti ada pengusaha yang menjadi induk lalu Mustahik menjadi kepanjangan tangannya," tambahnya.


Editor : Doni Ramdhani