Tak Hanya Kondisi Kesehatan, Korban Rudapaksa di Cimahi Alami Perubahan Kepribadian

Sudah jatuh tertimpa tangga menjadi peribahasa yang dialami NEN (12), bocah malang asal Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi yang menjadi korban rudapaksa oleh tetangganya sendiri beberapa waktu lalu

Tak Hanya Kondisi Kesehatan, Korban Rudapaksa di Cimahi Alami Perubahan Kepribadian

INILAHKORAN, Cimahi - Sudah jatuh tertimpa tangga menjadi peribahasa yang dialami NEN (12), bocah malang asal Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi yang menjadi korban rudapaksa oleh tetangganya sendiri beberapa waktu lalu.

Akibat tindakan bejat yang dilakukan tersangka Mulyana (34), kondisi kesehatan NEN kini terus menurun. Kondisi itu membuat pihak keluarga korban kian khawatir.

Kabar kondisi NEN yang kian memburuk dibenarkan R kakak korban. Dia menuturkan, kondisi NEN saat ini terus menurun dan sempat dibawa ke IGD di salah satu rumah sakit di Kota Cimahi. 

"Kebetulan dari kemarin korban drop parah, kondisinya lebih parah dari pada waktu awal ketahuan (diperkosa)," kata R kepada wartawan, Minggu 22 September 2024.

"Sempat dibawa ke IGD rumah sakit di Cimahi, tapi dirujuk lagi ke rumah sakit yang lebih besar," sambungnya.

R menyebut, sang adik harus mendapatkan transfusi darah lantaran korban diduga mengalami pendarahan hebat akibat peristiwa pilu yang dialaminya.

"Harus ditangani dokter spesialis, jadi demamnya sampai sekarang enggak turun-turun. Terus akhirnya malam itu dapat transfusi darah sampai 11 labu. Itu juga karena pendarahan," sebut R.

Dikatakan R, tak hanya pada kondisi kesehatan sang adik, perubahan kepribadian secara drastis terjadi pada NEN.

Kini, NEN lebih banyak diam dan tak banyak berkomunikasi, korban lebih senang menyendiri tak mau keluar rumah.

"Kalau secara psikis yang saya lihat langsung masih ada rasa trauma berat, jadi selama 4 bulan ini dia enggak pernah senyum lagi. Tapi waktu dengar pelakunya sudah ditangkap, mulai agak ada perubahan," bebernya.

Terpisah, Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto memastikan pihaknya bakal terus mengawasi dan mendampingi korban N lantaran peristiwa yang dialaminya. 

"Kita akan melakukan pendampingan dan pemeriksaan lanjutan oleh dokkes Polres Cimahi. Kemudian kita koordinasi dengan Pemkot (Cimahi) juga supaya turun tangan," kata Tri

Diberitakan sebelumnya, NEN diperkosa tetangganya sendiri, atas nama Mulyana. Pria yang berprofesi sebagai pekerja bangunan itu melakukan aksi bejat terhadap NEN di bulan Juni lalu. 

Beberapa hari kemarin, Mulyana (34) diamankan polisi dan sempat melarikan diri, hingga akhirnya keberadaan pria yang sudah berkeluarga itu terendus polisi ada di wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti