Tak Hanya Medan yang Berat, KPU KBB Harus Distribusikan Logistik Pemilu 2024 Lewat Jalur Air ke Kampung ini

Pekerjaan KPU KBB sebagai penyelenggara Pemilu 2024 memastikan pendistribusian logistik sesuai dengan jumlah yang ditetapkan kian berpacu dengan waktu.

Tak Hanya Medan yang Berat, KPU KBB Harus Distribusikan Logistik Pemilu 2024 Lewat Jalur Air ke Kampung ini
Pasalnya, tak hanya waktu pelaksanaan Pemilu 2024 yang kian mendesak, KPU KBB juga dihadapkan dengan beragam tantangan, salah satunya pendistribusian logistik ke wilayah terpencil di KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Pekerjaan KPU KBB sebagai penyelenggara Pemilu 2024 memastikan pendistribusian logistik sesuai dengan jumlah yang ditetapkan kian berpacu dengan waktu.

Pasalnya, tak hanya waktu pelaksanaan Pemilu 2024 yang kian mendesak, KPU KBB juga dihadapkan dengan beragam tantangan, salah satunya pendistribusian logistik ke wilayah terpencil di KBB.

Salah satunya, seperti Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, KBB di mana untuk bisa mencapai kampung tersebut anggota KPU KBB harus menggunakan jalur air.

"Kami perlu melakukan pemetaan wilayah karena akan berkaitan dengan pendistribusian logistik Pemilu 2024, mengingat ada sejumlah desa di KBB yang berada di kawasan perbukitan dan juga melintasi perairan, seperti Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy," kata Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman, Selasa 26 Desember 2023.

Ripqi menjelaskan, untuk bisa mencapai Kampung Cijuhung pihaknya harus menggunakan transportasi air agar cepat sampai lantaran apabila menggunakan jalur darat harus memutar sejauh 6 kilometer.

"Medannya juga cukup berat karena hanya bisa dilintasi sepeda motor jenis trail. Di Kampung Cijuhung sendiri hanya ada satu tempat pemungutan suara (TPS)," jelasnya.

Tak hanya Kampung Cijuhung, sebut Ripqi, kondisi medan berat juga terdapat di sejumlah tempat, seperti di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, dan Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat.

"Oleh karenanya, selama pendistribusian logistik Pemilu 2024, KPU KBB akan berkoordinasi dengan Badan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," sebutnya.

"Misalnya saja, 5 hari sebelum pendistribusian kami akan minta prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan," sambungnya.

Menurutnya, ketika prakiraan cuaca menunjukkan cuaca cerah, maka logistik Pemilu 2024 bakal segera didistribusikan ke daerah yang akses jalannya berat. 

"Penjadwalan logistik diprioritaskan untuk wilayah terjauh, seperti di daerah selatan," tuturnya.

Ripqi menilai, koordinasi seperti dengan BMKG ini sangat penting mengingat puncak musim hujan bakal terjadi pada Januari dan Februari 2024.

"Apalagi pendistribusian juga dilaksanakan pada awal tahun 2024 yang bersamaan dengan puncak musim hujan. Maka dari itu, kami perlu berkoordinasi dengan BMKG," tandasnya.

Sekadar informasi, Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, KBB merupakan sebuah perkampungan yang akses utamanya menggunakan transportasi jalur air.

Kendati terdapat akses jalan menuju Kampung Cihujung, namun medannya sangat berat. Selain berbatu juga jalannya cukup terjal. Hanya bisa menggunakan sepeda motor sejenis trail atau dimodifikasi khusus. 

Kampung Cijuhung berpenduduk sekitar 500 jiwa. Selama ini, akses termudah bagi warga adalah dengan menggunakan transportasi air.

Kondisi geografis Cijuhung, menjadi salah satu yang menjadi perhatian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat. Tidak hanya Cijuhung, terdapat beberapa lagi tempat yang juga cukup terpencil di wilayah Bandung Barat. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani