Taman Tematik di Purwakarta Jadi Magnet bagi Wisatawan
INILAH, Purwakarta - Sejumlah taman tematik hasil rancangan mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi yang doyan melancong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Purwakarta - Sejumlah taman tematik hasil rancangan mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi yang doyan melancong.
Terbukti, hampir setiap saat lokasi-lokasi ini kerap dipadati pengunjung, meski hanya untuk lokasi swafoto. Taman apa saja itu?
Taman Sribaduga (Situ Buleud), sejauh ini masih tetap menjadi primadonanya. Bahkan, setiap akhir pekan lebih dari 20 ribu orang mengunjungi lokasi tersebut. Apalagi, ada suguhan menarik di lokasi ini, yakni Air Mancur menari yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara.
Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar membenarkan, jika selama ini keberadaan taman tematik tersebut menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk berwisata.
Hal tersebut cukup beralasan, mengingat selama ini lokasi itu memang sudah dihias cukup indah oleh pemerintah setempat. Tak heran, taman-taman tematik ini juga turut menyumbang kunjungan wisatawan ke kabupaten tersebut.
"Di pusat kota, ada enam taman indah. Hampir seluruh taman yang ada, itu menjadi lokasi wisata masyarakat. Apalagi, Taman Sribaduga (situ buleud)," ujar Heri kepada INILAH, Sabtu (30/3/2019).
Heri menjelaskan, ke enam taman aktif yang arealnya cukup besar ini, antara lain Taman Sribaduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara itu.
Lalu, Taman Citra Resmi dan Taman Surawisesa yang lokasinya masih satu komplek dengan Sribaduga. Yakni, di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).
Kemudian, taman besar di sekitar Jalan Ganda Negara, tepatnya di Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta. Di lokasi itu, ada tiga taman indah, yaitu Taman Pancawarna, Taman Maya Datar, dan Taman Pasanggarahan Padjadjaran (alun-alun).
"Taman-taman ini, mungkin lebih cocok untuk sekedar jalan-jalan ataupun foto-foto," jelas Heri. Dia menjelaskan, sebenarnya tak hanya di pusat kota, lokasi indah yang kerap dijadikan lokasi wisata ini pun tersebar di sejumlah wilayah.
Untuk di wilayah selatan misalnya, ada Situ Wanayasa yang masih menjadi lokasi favorit. Tak hanya itu, sambung dia, di wilayah barat juga sudah mulai ramai dikunjungi.
Semisal, beberapa lokasi alam di Kecamatan Sukasari. Apalagi, saat ini akses ke wilayah tersebut sudah sangat memadai setelah dibangun Jalur Lingkar Barat.
Editor : inilahkoran

