Tanah Baru Raih Juara 1 Lomba Kelurahan SeKota Bogor

Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara berhasil meraih juara pertama dalam perlombaan antar kelurahan SeKota Bogor.

Tanah Baru Raih Juara 1 Lomba Kelurahan SeKota Bogor

INILAHKORAN, Bogor - Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara berhasil meraih juara pertama dalam perlombaan antar kelurahan SeKota Bogor.

Sementara itu para pemenang lomba kelurahan SeKota Bogor yakni, Juara harapan 3 kelurahan Sindangrasa Kecamatan Bogor Timur, juara harapan dua Kelurahan Cilendek Barat Kecamatan Bogor Barat, juara harapan 1 Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan,

Juara 3 Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, juara 2 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, juara 1 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara.

Diketahui, selain mendapatkan sertifikat penghargaan, juara 1 lomba kelurahan se-kota bogor ini mendapat hadiah pembinaan sebesar Rp 60 Juta. Penyerahan piagam serta hadiah diserahkan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beberapa hari lalu.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, perlombaan kelurahan SeKota Bogor ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun yang berbeda lomba pada tahun ini juara pertama mendapat hadiah uang pembinaan.

"Ini apresiasi atas kinerja dari para lurah dari 68 lurah di lombakan, dinilai kemudian tadi dihasilkan 6 terbaik ya, kita berikan penghargaan dari seluruh kriteria yang intinya bagaimana para lurah itu memastikan bahwa seluruh aktivitas di wilayahnya memberikan manfaat yang maksimal kepada warga," ungkap Bima kepada wartawan pada Senin (5/6/2023).

Sementara itu, Lurah Tanah Baru, Ronny Kunaefi mengatakan, lomba ini juga masuk ke dalam kegiatan Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) Tingkat Kota Bogor.

"Epdeskel adalah aplikasi yang digunakan untuk mengisi Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan guna menentukan status tingkat perkembangan desa dan kelurahan," tuturnya.

Ronny membeberkan, pendataan dilakukan mulai dari jumlah penduduk, kemudian keberhasilan meningkatkan kesejahteraan penduduk, menekan angka putus sekolah, pengentasan stunting dan ODF serta menekan angka pengangguran.

"Secara umum lebih kepada permasalahan, penyelesaian dan inspirasi untuk penyelesaian masalahnya dan untuk optimal dan maksimal melayani warga," bebernya.*** (Rizki Mauludi)


Editor : JakaPermana