Tata Alun-alun Kota Bogor, PKL Dipusatkan di Jalan Nyi Raja Permas

Wakil Wali Kota Bogor Jenal menyiapkan langkah penataan kawasan Alun-alun Kota Bogor yang dimulai dengan rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke kawasan Jalan Nyi Raja Permas. 

Tata Alun-alun Kota Bogor, PKL Dipusatkan di Jalan Nyi Raja Permas
Jenal menjelaskan, relokasi tersebut diharapkan mampu memusatkan aktivitas masyarakat dan UMKM di satu kawasan, sekaligus menjaga kebersihan trotoar dan ruang publik Alun-alun Kota Bogor. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wakil Wali Kota Bogor Jenal menyiapkan langkah penataan kawasan Alun-alun Kota Bogor yang dimulai dengan rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke kawasan Jalan Nyi Raja Permas. 

Lokasi tersebut nantinya akan dijadikan relokasi PKL Alun-alun Dewi Sartika pada 2026 ini.

"Insyaallah tahun ini sudah kami anggarkan. Nantinya akan dibangun hanggar yang di dalamnya terdapat wisata kuliner Dewi Sartika, Nyi Raja Permas, dan sekitar Alun-alun. Setelah itu harus jelas, tidak ada lagi tawar-menawar," kata Jenal di Jalan Nyi Raja Permas, Jumat 2 Januari 2026.

Jenal menjelaskan, relokasi tersebut diharapkan mampu memusatkan aktivitas masyarakat dan UMKM di satu kawasan, sekaligus menjaga kebersihan trotoar dan ruang publik Alun-alun Kota Bogor.

"Kami juga relokasi UMKM ke dalam agar okupansi manusia terpusat, UMKM hidup di sana, PKL hidup di sana dan tidak ada lagi yang mengotori jalan maupun trotoar," jelasnya.

Untuk itu, Jenal menguatkan tugas fungsi Satpol PP Kota Bogor dan Park Ranger yang bertugas di Alun-alun Kota Bogor sekitarnya. 

"Satpol PP di lingkar luar sebagai penindakan dan garda terdepan, harusnya tidak ada celah untuk PKL. Didalam ada park Ranger yang bisa menghalau. Program ini optimis berjalan," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani