Tekan Produksi Sampah, Pemkot Bandung Dirikan Pusat Daur Ulang Sampah Cicabe
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya akan mengembangkan beragam metode pengolahan sampah, salah satunya di Cicabe. Rencana aksi ini digagas seusai menjajaki kunjungan kerja ke Jepang pada 2-8 Februari 2020 lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya akan mengembangkan beragam metode pengolahan sampah, salah satunya di Cicabe. Rencana aksi ini digagas seusai menjajaki kunjungan kerja ke Jepang pada 2-8 Februari 2020 lalu.
Dia menyebutkan, saat ini di Cicabe telah dikembangkan pusat daur ulang (PDU) yang dikelola PD Kebersihan Kota Bandung. Lokasi tersebut akan dikembangkan untuk mencoba berbagai cara pengolahan sampah, sekaligus juga mencari metode yang paling cocok dan efektif dalam rangka menekan produksi sampah di Kota Bandung.
“Di Cicabe itu, rencananya kita akan dibuat pengembangan daur ulang dan pengolahan sampah. Prinsipnya sekarang berbagai metoda akan dicoba semuanya, nanti apa yang paling tepat itu yang digunakan," kata Oded di Balai Kota Bandung, Selasa (11/2/2020).
Sementara itu, Direktur PD Kebersihan Gun Gun Saptari menyatakan kerja sama dengan Kota Kawasaki itu di antaranya terkait pengembangan teknologi tepat guna terkait sampah. Uji coba itu akan dilakukan di Cicabe sebagai pilot project.
“Cicabe nantinya untuk ke tahap implementasi masih ada proses koordinasi lanjutan dengan pihak JICA Jepang dan pemerintah Kawasaki. Tapi secara prinsip sudah ada kesepahaman,” kata Gun Gun.
Dia menyampaikan, pada prinsipnya pelajaran berharga dari Kota Kawasaki dan kunjungan ke kota-kota yang lebih maju adalah yaitu pemisahan sampah sejak dari sumber. Kemudian, dilanjutkan dengan pengolahan sampah baik skala kecil maupun skala besar dengan berbagai macam teknik.
Dengan program Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman), Gun Gun menyebutkan Kota Bandung kini sedang mengarah ke sistem yang sama seperti diterapkan di Kota Kawasaki. Saat ini, Kota Bandung diakuiya sudah mulai bergerak sekalipun butuh proses cukup panjang.
“Kunjungan ke Jepang kemarin kita menyepakati MoU kerjasama baru dengan pemerintah Kawasaki terkait transfer informasi serta teknologi penanganan permasalahan lingkungan lain selain sampah yaitu masalah air, sungai dan kualitas udara,” ucapnya. (Yogo Triastopo)
Editor : Doni Ramdhani

