Teknis Pelaksaan Pemilu 2024, KPU KBB Tetap Mengacu pada PKPU Nomor 3 Tahun 2022
Dari sisi teknis, Ketua KPU KBB Adie Saputro mengatakan pihaknya bakal mengacu pada PKPU Nomor 2 Tahun 2022 dan aturan terkait Pemilu 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - KPU KBB mengikuti pertemuan virtual terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Terkait teknis pelaksanaan, PKPU Nomor 2 Tahun 2022 tetap menjadi acuan.
Ketua KPU KBB Adie Saputro mengatakan, dari sisi teknis itu pihaknya bakal mengacu pada PKPU Nomor 2 Tahun 2022. Selain itu, sebagai penyelenggara pihaknya juga bakal mengikuti PKPU lainnya terkait Pemilu 2024 yang tentunya bakal segera diterbitkan.
"Terkait teknis yang ada di PKPU Nomor 2 Tahun 2022 tentunya menjadi panduan dan rujukan kami dalam pelaksanaan Pemilu 2024 ini," katanya saat ditemui di kantor KPU KBB, Rabu 15 Juni 2022.
Baca Juga: Jelang Persib vs Persebaya di Piala Presiden 2022, Ini Kekuatan Bajul Ijo Menurut Robert Alberts
Selain itu, rujukan tersebut juga harus menjadi pedoman khususnya bagi peserta pada Pemilu 2024 nanti dan jangan kemudian diinterpretasikan berbeda.
"Jadi kalau ada hal-hal di mana ada perbedaan pemahaman, maka konsultasikan dengan KPU KBB. Maka, kami bisa bersama-sama memahami konteks aturan tersebut," jelasnya.
Sementara itu, lanjut dia, dari sisi anggaran ini pihaknya masih menunggu dari KPU RI lantaran anggaran Pemilu ini ada di pusat.
Baca Juga: BI Jabar Dorong Penerapan LCS di Transaksi Ekspor dan Impor
"Tapi Insyaallah dengan kemarin diketuk palunya anggaran sebesar Rp76 triliun untuk seluruh anggaran Pemilu 2024 se-Indonesia. Maka, Insyaallah kita kan menyukseskan Pemilu 2024 hingga selesai," sebutnya.
Dalam pertemuan virtual itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan dalam pidatonya bahwa pemerintah mendukung penuh pelaksanaan dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi mendukung gelaran kontestasi politik 2024 bisa terlaksana.
"Saya mewakili Bapak Presiden. Dalam beberapa kali rapat konsenyering kabinet bahkan saat bertemu komisioner, pemerintah mendukung penuh pelaksanaan Pemilu," katanya dalam acara Launching Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2024 secara online di Kantor KPU KBB.
Dalam beberapa kesempatan pula, sambung dia, Presiden telah memerintahkan jajarannya untuk selalu membantu KPU dalam menyiapkan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
Baca Juga: Nikita Mirzani Dijemput Paksa Polisi di Kediamannya, Kasus Apa?
"Presiden memerintahkan Mendagri, Menkeu dan seluruh jajaran pemerintah termasuk TNI-Polri, Pemda mendampingi KPU untuk pengadaan logistik hingga pendanaan yang diperlukan," paparnya.
Kendati demikian, ada sejumlah hal yang menjadi sorotan Presiden Joko Widodo, antara lain permasalahan teknis yang bakal mempengaruhi kualitas pelaksanaan Pemilu 2024 dan efisiensi anggaran Pemilu. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran

