Telkom Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali

Berkolaborasi dengan Telkom Unisersity, PT Telkom Indonesia Tbk menyerahkan empat unit biodigester kepada masyarakat Dukuh Pokoh, Desa Musuk, Kabupaten Boyolali

Telkom Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Jangkung Raharjo mengatakan, program CSR itu merupakan bagian dari inisiatif yang bertujuan mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs). Khususnya di bidang energi bersih, pengelolaan limbah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Berkolaborasi dengan Telkom Unisersity, PT Telkom Indonesia Tbk menyerahkan empat unit biodigester kepada masyarakat Dukuh Pokoh, Desa Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Telkom University Jangkung Raharjo mengatakan, program CSR itu merupakan bagian dari inisiatif yang bertujuan mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs). Khususnya di bidang energi bersih, pengelolaan limbah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Jangkung menyampaikan, kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang tepat guna bagi masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap biodigester dapat dimanfaatkan dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Tidak hanya sebagai sumber energi alternatif, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan taraf hidup dan kemandirian warga desa,” kata Jangkung dalam keterengan resmi yang diterima, Jumat 13 Februari 2026.

Ketua SDGs Center Telkom University Runik Machfiroh mengapresiasi dukungan Telkom Indonesia melalui program CSR yang memungkinkan program pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak langsung.

“Kami berterima kasih kepada Telkom Indonesia yang telah memberikan dukungan pendanaan dan kolaborasi. Program biodigester ini diharapkan mampu membantu masyarakat mengelola limbah peternakan secara berkelanjutan dan bernilai tambah,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Manager SDGs SRC PT Telkom Indonesia Suleksono menegaskan, Telkom Indonesia berharap program ini dapat dijaga keberlanjutannya oleh masyarakat setempat.

“Kami berharap kelompok tani di Dukuh Pokoh dapat merawat dan memanfaatkan biodigester ini dengan baik. Jika program ini berhasil, diharapkan membuka peluang untuk mengembangkan inisiatif serupa di wilayah lain,” katanya.

biodigester merupakan sistem reaktor tertutup yang memanfaatkan proses biokimia anaerob untuk mengolah limbah organik, seperti kotoran sapi, menjadi energi terbarukan berupa biogas. Selain menghasilkan biogas, sistem ini juga menghasilkan bio-slurry sekitar 10–20 liter per hari yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair.

Melalui program CSR ini, Telkom Indonesia tidak hanya berkontribusi dalam penyediaan energi bersih, tetapi juga mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa. 
Kolaborasi dengan Telkom University menjadi wujud nyata sinergi antara korporasi dan institusi pendidikan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.


Editor : Doni Ramdhani