Baznas KBB dan UPZ Telkom Salurkan Bantuan Rp75 Juta untuk Korban Longsor Pasirlangu

Baznas KBB dan Telkom memberikan bantuan kemanusiaan kepada 32 KK korban longsor di Pasrilangu Cisarua

Baznas KBB dan UPZ Telkom Salurkan Bantuan Rp75 Juta untuk Korban Longsor Pasirlangu
Baznas KBB dan UPZ Telkom memberikan bantuan secara simbolis kepada 32 KK korban longsor Pasirlangu, di aula Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Jumat (3/4/2026). (Foto Agus Satia Negara/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID – Sebanyak 32 kepala keluarga atau sekitar 96 jiwa warga Desa Pasirlangu yang terdampak bencana longsor menerima bantuan kemanusiaan senilai total Rp75 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom. 

Penyaluran bantuan dilakukan di Aula Desa Pasirlangu, mengingat sebagian besar korban belum dapat kembali ke rumah dan masih mengungsi di kontrakan atau menumpang pada keluarga terdekat.
 
Wakil Ketua II Baznas KBB, H. Saiful Rachman menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang melanda kawasan tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas dukungan finansial, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur penting berupa sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. 

"Kami hadir bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, melainkan untuk memberikan solusi nyata yang dapat meringankan beban para korban dalam menghadapi kesulitan pascabencana," kata Saiful, Jumat (3/4/2026).

"Kami berharap donasi dari para muzaki dapat menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi penerima bantuan," ucapnya.
 
Perwakilan UPZ Telkom, Yani, mengungkapkan dana bantuan merupakan amanah dari para donatur Telkom yang dikelola dengan standar profesional untuk memastikan distribusi tepat sasaran. 

Ia menjelaskan, alokasi dana dialokasikan secara merata, mulai dari memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari warga terdampak hingga pembangunan sumur bor yang menjadi prioritas utama pascabencana. 

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga dapat memperkuat semangat gotong royong dalam upaya pemulihan yang tengah berjalan," tutur Yani. ***


Editor : Ahmad Sayuti