Terjadi Penyerangan pada Penggemar, Rapper Jessi Diintrogasi Polisi

Rapper Jessi datang ke kantor polisi untum diintogasi terkait kasus penyerangan terhadap penggemar di bawah umur.

Terjadi Penyerangan pada Penggemar, Rapper Jessi Diintrogasi Polisi
Rapper Jessi usai diperiksa polisi.

INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Rabu, 16 Oktober 2024, Rapper Jessi mendatangi Kantor Polisi Gangnam di Seoul untuk diinterogasi.

Dilaporkan bahwa pemeriksaan difokuskan pada identitas pelaku, hubungan mereka dengan Jessi, dan kejadian seputar insiden Penyerangan terhadap Penggemar tersebut.

Mengenakan topi hitam yang ditarik rendah, Jessi mengatakan kepada wartawan, "Saya berharap mereka segera menemukan orang yang memukul kipas angin dan mereka dihukum." 

Rapper Jessi ini juga menyatakan niatnya untuk bekerja sama sepenuhnya.

Ketika ditanya apakah itu pertama kalinya dia melihat penyerang itu, dia menjawab, "Ya, itu pertama kalinya," dan meminta maaf kepada korban.

Sebelumnya, 'Crime Chief' JTBC menayangkan rekaman CCTV tambahan dari insiden tersebut.

Rekaman tersebut memperlihatkan korban yang meminta untuk berfoto dengan Jessi dihalangi oleh Koala, seorang produser, dan Penyerangan tiba-tiba oleh penyerang yang terekam dari jarak dekat.

Khususnya, setelah Penyerangan, baik penyerang maupun kelompok Jessi terlihat menuju ke arah yang sama.

Rekaman itu juga dengan jelas menangkap bentuk tubuh, gaya rambut, dan tato di kedua lengan penyerang.

Mengenai hal ini, Hwang Min Gu, direktur Forensic Video Analysis Institute, menyatakan bahwa kemiripan antara pria dalam video dan penyerang adalah 84%. 

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 29 bulan lalu di Seoul, ketika seorang Penggemar Di bawah umur mendatangi Jessi untuk berfoto, Jessi segera turun tangan, meminta maaf, dan dengan sopan menolak permintaan tersebut. 

Namun, korban mengklaim bahwa seorang pria lain muncul dari belakang dan memukul wajahnya.

Meskipun rekaman CCTV menunjukkan Jessi berusaha menghentikan Penyerangan tersebut, dia kemudian terlihat meninggalkan tempat kejadian, yang memicu kontroversi.

Jessi dan kelompoknya saat ini sedang diselidiki setelah korban mengajukan tuntutan terhadap mereka atas tuduhan Penyerangan

Di tengah kontroversi yang berkembang, agensi Jessi menjelaskan kepada korban bahwa penyerangnya adalah “seorang kenalan Tiongkok dari seorang produser yang dekat dengan Jessi”.

Pada tanggal 12 Oktober, Jessi meminta maaf di Instagram, menjelaskan bahwa dia telah menolak permintaan Penggemar tersebut dengan sopan dan bahwa penyerang tersebut adalah seseorang yang baru pertama kali ditemuinya malam itu.

Dia menambahkan, “setelah kejadian tersebut, agensi saya dan saya telah menghubungi ibu korban, berupaya memastikan penyerang ditemukan dengan cepat, meminta maaf, dan memberikan kompensasi, serta bahwa penyerang menerima hukuman yang pantas.”

“Mohon untuk tidak membuat laporan yang hanya berdasar klaim sepihak atau spekulasi mengenai kasus ini," imbau Jessi.***


Editor : Irma Nurfajri